Search

10 Lokasi Tambang Emas di Sintang Kembali Digerebek, 12 Tersangka Ditangkap

Polisi dibantu pekerja tambang emas membawa barang bukti-yang ditemukan. (foto das)
Polisi dibantu pekerja tambang emas membawa barang bukti-yang ditemukan. (foto das)

Pontianak,reportasenews.com – Polda Kalimantan Barat mengelar operasi penambangan emas tanpa izin 2017 secara serentak. Operasi yang menyeluruh ini juga di gelar Polres Sintang.

Dari 10 lokasi yang digerebek, sebanyak 12 pekerja tambang ilegal yang berhasil ditangkap, sebagian berhasil meloloskan diri dari kejaran polisi saat dilakukan penggerebekan di lokasi yang jauh dari pemukiman dan berada di tengah hutan.

“Operasi ini  dipimpin langsung oleh Kapolres Sintang AKBP Sudarmin SIK, MH  tersebar di 6 (enam) titik sekitaran Sungai Keliling Jalan Teluk menyurai Kelurahan Tanjung puri Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang, ” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Polisi Sugeng Hadi Sutrisno, kepada wartawan,Senin (17/7).

Operasi yang melibatkan sebanyak 30 personel Polres Sintang ini diawali briefing selanjutnya menentukan target sasaran operasi.

“Pada saat tiba di TKP, ada sekitar 10  lokasi tempat penambangan emas ilegal, dimana sekitar empat orang yang bekerja di empat lokasi penambangan emas ini melarikan diri ke arah semak – semak untuk bersembunyi serta  melewati sungai yang yang ada di sekitar lokasi,” ujar dia

Untuk empat lokasi tambang emas ini, seluruh pekerjanya melarikan diri, dan tim hanya mengamankan alatnya dan membongkar peralatan yang ada di lokasi.

“Mengingat jauhnya lokasi, dan medan yang sulit, tim hanya berhasil mengamankan 12  orang pekerja tambang beserta dengan barang buktinya yang didapat dari enam lokasi,” terangnya.

Sugeng menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, serta saksi – saksi dan Barang Bukti, penyidik menetapkan untuk tersangka menjadi 11 orang karena satu orang tidak ikut melakukan kegiatan penambangan emas tersebut, dan hanya mengantarkan makan siang untuk anaknya yang sedang bekerja sebagai penambang.

“Satu orang hanya dijadikan sebagai saksi,” pamungkas dia.

Adapun barang bukti yang berhasi diamankan Polres Sintang yaitu,  6 unit mesin don feng merk Tianli, 12 kain alas emas, 6 drum plastik terpotong setengah, 7 mata jek ukuran 4 inci, 4 alat dulang, 6 selang spiral, 1  buah gastong warna kuning, 2 buah ken minyak, 1 buah selang bor, 1  buah selang NS, 1 batang pralon ukuran 7 inchi, 1  buah mesin pompa merk NS, 1 buah rol pompa,  1 buah parang, dan 2 buah kunci gastong. (das)




Loading Facebook Comments ...