Search

10 Pelamar PPPK di Situbondo  Tak Lolos Verifikasi

Kepala BKPSDM Situbondo, Ahmad Yulianto. (foto:fat)
Kepala BKPSDM Situbondo, Ahmad Yulianto. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Badan Kepegawaian  dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Pemkab Situbondo, mengumumkan hasil seleksi pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pada Tahun 2019 ini,  Pemkab Situbondo mendapatkan kuota PPPK sebanyak 404 orang, namun yang mendaftar hanya 307 orang, sedangkan sebanyak 10 pelamar dinyatakan tidak lolos verifikasi.

Kepala BKPSDM Situbondo, Ahmad Yulianto, sepuluh pelamar tak lulus verifikasi, karena tidak menyerahkan ijazah S1.”Padahal persyaratan utama untuk  mendaftar PPPK harus berijazah strata satu (S1),”kata Ahmad Yulianto, Jumat (22/2/2019).

Yulianto menambahkan, kuota PPPK sudah ditentukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reforamasi Birokrasi (Kemenpan RB).”Sehingga tenaga honorer yang tidak masuk data Kementerian, mereka  secara otomatis  tidak  bisa mendaftar PPPK,”bebernya.

Pria yang akrab dipanggil Yuli mengatakan, dari sebanyak  404 kuota tenaga kontrak di Situbondo, mereka  terbagi menjadi beberapa formasi, yakni  formasi guru dan penyuluh pertanian.” Untuk data guru honorer berasal dari Kemenpan RB, sedangkan data tenaga penyuluh pertanian berasal dari Kementerian Pertanian,”imbuhnya.

Lebih jauh Akhmad Yulianto menegaskan,  sedangkan pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja akan berlangsung Sabtu 23 Pebruari 2019  mendatang.”Tes PPPK tersebut  akan dilaksanakan selama satu hari  di SMK Negeri 1 Panji,”ujari Yuli.

Yulianto mengaku, tes PPPK hampir sama dengan tes CPNS yaitu menggunakan system CAT atau Computer Assisted Tes. Para peserta bisa langsung mengetahui nilai hasil tes. Bedanya, tes PPPK  hanya satu kali, karena tidak ada Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dan Seleksi Kemampuan Bidang (SKB).

“Oleh karena itu, Yulianto meminta para pelamar selalu membuka situs BKPSDM atau situs Pemkab Situbondo, karena setiap ada perkembangan hanya di update di situs resmi pemerintah,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...