Search

1011 TNI-Polri Siap Amankan Pilkada Paniai

Aparat Gabungan TNI polri saat apel gabungan pengamanan Pilkada Paniai. ( foto : riy ) 
Aparat Gabungan TNI polri saat apel gabungan pengamanan Pilkada Paniai. ( foto : riy ) 
Jayapura, reportasenews.com – Sebanyak 1011 personil Polri di Back up TNI disiapkan dalam rangka pengamanan pemungutan suara susulan Pilkada Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Paniai Tahun 2018.
Ribuan personil Polri yang diback up TNI tersebut, akan mengamankan sebanyak 267 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 216 Kampung dari 23 Distrik di Kabupaten Paniai.
Tidak hanya itu, Polda Papua telah mengirimkan 5 Pejabat Utama Polda Papua untuk membantu Kapolres Paniai dalam pengamanan di Kabupaten Paniai. Ini merupakan bentuk keseriusan Polda Papua dalam menjaga situasi Kamtibmas pada pemungutan suara susulan di Kabupaten Paniai.
Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai ini merupakan susulan dikarenakan adanya perbedaan pandangan antara KPU dan Panwaslu Kabupaten Paniai soal jumlah pasangan calon. KPU Paniai memutuskan 1 pasangan calon sementara Panwaslu Kabupaten Paniai menginginkan adanya 2 pasangan calon.
Hal ini membuat Pilkada Paniai tidak dapat diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2018 lalu, sehingga KPU Provinsi harus mengambil alih tugas KPU setempat. KPU Provinsi Papua kemudian memutuskan Pilkada Paniai akan diikuti 2 pasangan calon dan akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2018, meskipun pemungutan suara pemilihan Gubernur dan wakil gubernur berjalan lancar sangat kondusif, bahkan hingga rekapitulasi pengitungan hasil suara Gubernur dan Wakil Gubernur di tingkat Kabupaten berjalan lancar tanpa suatu kendala apapun.
Guna mengecek kesiapan personil dalam pengamanan pemungutan suara susulan, pada hari Sabtu tanggal 21 Juli 2018 telah dilaksanakan gelar pasukan yang dipimpin langsung Kapolres Paniai AKBP Supriagung, S.Ik, MH dan diikuti oleh personil gabungan TNI- Polri.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H. menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat menghormati jalannya Pesta Demokrasi di Kabupaten Paniai, tidak ada kekerasan dan mobilisasi massa yang dapat mengganggu jalannya pelaksanaan pemungutan suara. Pilihlah pasangan calon yang sesuai dengan hati nurani dan mengajak masyarakat di Tanah Papua khususnya di Kabupaten Paniai untuk senantiasa menjaga situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif sehingga dapat mendukung setiap pelaksanaan program pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah setempat.
Dan kami menghimbau kepada semua pihak untuk tetap mendukung terselenggaranya Pesta Demokrasi di Kabupaten Paniai dengan:
1. KPU dan Bawaslu Independen;
2. TNI dan Polri Netral;
3. ASN tidak menggunakan fasilitas negara dan tidak adanya intervensi;
4. Paslon Bupati dan Wakil Bupati tidak mengerahkan massa dalam penyelesaian masalah;
5. Media seimbang dalam pemberitaan;
6. Seluruh Komponen Masyarakat Mendukung Pilkada Demokratis dan Bermartabat.
Serta kepada Calon Bupati dan wakil Bupati yang saat ini dinyatakan TMS oleh penyelenggara untuk kiranya dapat membantu mensukseskan pemungutan suara pada tanggal 25 Juli 2018 nanti sehingga Pilkada di Kabupaten Paniai berjalan aman, lancar serta kondusif, karena kami yakin kepada para calon Bupati dan wakil Bupati yang saat ini dinyatakan tidak memenuhi syarat masih ada kesempatan 5 tahun kedepan untuk mengikuti seleksi calon Bupati dan Wakil Bupati barang tentukan mempersiapkan segala sesuatu yang lebih baik (lebih siap). ( riy )



Loading Facebook Comments ...