Search

11 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika dan Obat Keras Digaruk Polisi

Barang bukti yang diamankan dari 11 tersangka narkotika yang berhasil diringkus Satuan Narkoba Polres Pasuruan, Senin (26/11/2018) siang. (Foto : abd)
Barang bukti yang diamankan dari 11 tersangka narkotika yang berhasil diringkus Satuan Narkoba Polres Pasuruan, Senin (26/11/2018) siang. (Foto : abd)
Pasuruan, reportasenews.com –  Peredaran sabu-sabu dan obat keras yang tanpa izin edar di wilayah hukum Polres Pasuruan yang makin marak, tim jajaran Satuan Narkoba, berupaya maksimal ungkap kasus yang meresahkan masyarakat tersebut, hingga ke kawasan desa-desa. Hasilnya, tak sedikit warga desa yang berhasil diringkusnya karena terpengaruh barang haram itu, diproses lebih lanjut.
Sejak 10 hari ini tercatat sudah ada 11 pelaku yang digaruk dari 8 kasus Narkotika jenis sabu dan peredaran obat-obat keras yang tanpa izin edar.”Kami berhasil mengamankan 11 tersangka dari 8 kasus kriminal di wilayah hukum Polres Pasuruan,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo, saat press release di Mapolres Pasuruan, Senin (26/11/2018), siang.
Menurutnya, dari 11 tersangka tersebut ditangkap di tempat yang berbeda. Mereka merupakan pengguna dan pengedar Narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu dan tablet tanpa izin edar berlogo Y.”Dari para tersangka ini, telah diamankan sabu-sabu seberat 2,22 gram dan tablet obat keras sebanyak 9.769 butir, untuk dijadikan barang bukti atas keterlibatan aksi mereka,” tukasnya.
Upaya penangkapan terhadap semua tersangka ini, karena banyaknya laporan dari masyarakat yang menginformasikan bahwa adanya peredaran sabu dan obat keras.”Para tersangka ini telah sengaja melakukan perbuatan melawan hukum dengan menyimpan, mengedarkan dan memiliki barang yang dilarang,” jelas mantan Kapolres Pasuruan Kota ini.
Sesuai dengan aksinya mereka dijerat dengan Pasal 197 subs Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.”Para tersangka dijerat sesuai dengan aksi yang dilakukannya. Diancam maksimal 10 tahun penjara,” tegas Kapolres.
Dari 11 tersangka tersebut, saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap pelaku lainnya. Tersangka masing-masing, M Ilham Mashuri (20), warga Sukorejo, Arizal Pribadi (30), asal Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Basir (26), asal Wonorejo, Jumadi (20), warga Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.
Selain itu, A Khafi Husni (19), warga Wonorejo, Kariono (40), penduduk Bangil, Kabupaten Pasuruan, Juari (37), warga Pandaan, M Nuril (26), asal Prigen, Kabupaten Pasuruan. M Hanafi (25) asal Jabon, Sidoarjo, Agus Nugroho (32), warga Gadingrejo, Kota Pasuruan dan M Azizur Rokhim (25), asal Beji, Kabupaten Pasuruan. (abd)



Loading Facebook Comments ...