Search

11 Warga Binaan Rutan Kelas II B Cilodong Depok Bebas di Hari Kemerdekaan RI

11 warga binaan Rutan Kelas II B Cilodong Depok bebas dari 397 warga binaan yang mendapat remisi umum pada hari Kemerdekaan ke 73 oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.(foto:ltf)
11 warga binaan Rutan Kelas II B Cilodong Depok bebas dari 397 warga binaan yang mendapat remisi umum pada hari Kemerdekaan ke 73 oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.(foto:ltf)
Depok,reportasenews.com  – Sebanyak 11 warga binaan Rutan Kelas II B Cilodong Depok bebas dari 397 warga binaan yang mendapat remisi umum pada hari Kemerdekaan ke 73 oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Ke 11 warga binaan itu ialah Adi Setiadi, Agus Ferryadi, Agus Gunawan, Andi, Andika Putra Ganiawan, Moch. Zaelani, Muhamad Ade Ramdani, Muhamad Hamzah, Muhamad Ridwan, Saffudin, dan Wahyudin.
Kepala Rutan Kelas II B Cilodong Depok Sohibur Rachman mengungkapkan remisi yang diperoleh para narapidana setelah memenuhi persyaratan yang berlaku.
“Syarat administratif harus dilengkapi dengan petikan putusan dan eksekusi dari Kejaksaan. Syarat substansi adalah selama 6 bulan berturut-turut yang bersangkutan harus berkelakuan baik. Itu yang kami support untuk dapat remisi,” kata Sohibur di Cilodong, Depok, Jumat (17/8/2018).

Sementara, Wali Kota Depok Idris Abdul Somad yang menyerahkan remisi secara simbolis terhadap 11 warga binaan berharap kebebasan yang diperoleh dapat bermanfaat.

Menurutnya, 11 warga binaan yang bebas bisa menjadi contoh bagi warga binaan lain yang masih menjalani masa hukuman.

“Kalau disiplin dilakukan dan dijalani oleh warga binaan saya yakin, Insya Allah, enggak menutup kemungkinan, salah satu warga binaan disini kelak nanti jadi Presiden. Mudah-mudahan Rutan Depok ini bisa menjadi Rutan unggulan serta menjadi teladan bagi Rutan-Rutan yang lain,” harapnya.

Selain berharap 11 narapidana yang bebas dapat berbaur dengan masyarakat, Idris menyebut Pemkot Depok siap mendukung Rutan Kelas II B Cilodong Depok.

Idris menyebut pembinaan yang dilakukan dalam Rutan seperti pelatihan berbagai keterampilan dan ilmu agama dapat berguna bagi warga binaan.

“Sebagai kota yang religius, Depok harus ramah terhadap narapidana. Kami siap memberikan support kepada Rutan Depok untuk membina dan menjaga para warga binaan selama menjalani masa tahanan agar kelak ketika mereka bebas,” tuturnya. (ltf/jan)




Loading Facebook Comments ...