Search

12 Dusun di Situbondo  Masih Butuh Suplay Air  Bersih

Wabup Yoyok mengisi air ke ember warga di Dusun Secangan, Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur. (foto:fat)
 
Wabup Yoyok mengisi air ke ember warga di Dusun Secangan, Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur. (foto:fat)  

Situbondo,reportasenews.com – Dalam  satu bulan terakhir ini,  jumlah titik distribusi air bersih  yang  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mulai berkurang. Dari puluhan titik pengiriman, kini hanya tinggal 12 dusun yang tetap membutuhkan suplay air.

ironisnya, dari 12 dusun yang masih membutuhkan air bersih  itu terbanyak di kecamatan wilayah barat Kabupaten Situbondo. Dengan rincian, sembilan titik di wilayah barat, dan tiga titik di wilayah timur. Sampai sekarang, BPBD Situbondo harus mengirimkan air setiap hari  ke sejumlah titik tersebut.

Berdasarkan data  dari BPBD Kabupaten Situbondo, jumlah  titik kekeringan di wilayah timur tersebar di Kecamatan Banyuputih dan Arjasa. Di Kecamatan Banyuputih hanya di Dusun Bendera, Desa Sumberejo; dan Dusun Sekar Putih, Desa Sumberanyar. Di Kecamatan Arjasa kekeringan terjadi di Dusun Bendusa, Desa Jatisari.

Sedangkan wilayah barat ada di Kecamatan Banyuglugur, Sumbermalang, Mlandingan dan Suboh. Kecamatan Banyuglugur ada di Desa Kalisari. Masing-masing di Dusun Krajan, Secangan Barat, dan Secangan Timur.

Kemudian ada dua titik di Kecamatan Sumbermalang, Desa Plalanganan. Yaitu Dusun Jambaran Barat dan Jambaran Timur. Dua dusun lagi di Kecamatan Mlandingan. Masing-masing ada di Dusun Jerukan, Desa Selomukti; dan Dusun Trebungan Timur, Desa Trebungan. Di Kecamatan Suboh juga ada dua titik. Yakni Dusun Krajan dan Dusun Sokaan Utara, Desa Gunung Putri.

Sementara itu, Wabup Situbondo  Yoyok Mulyadi saat  ikut pendistribusian air di Dusun Secangan, Desa Kalisari, Kecamatan Banyugulugur mengatakan, ini menjadi pekerjaan rumah Pemkab Situbondo. Menurutnya, di beberapa dusun di wilayah barat memang perlu mendapatkan perhatian lebih. “Mudah-mudahan tahun 2021  tidak ada lagi dusun yang mengalami krisis bersih,” kata Wabup Yoyok Mulyadi, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya,  untuk mengurangi krisis bersih sejumlah dusun di Situbondo, pada tahun 2020 mendatang,   Pemkab Situbondo akan menambah dua sumur bor di Desa Kalisari. Lokasi pengeboran rencananya di Dusun Krajan dan Secangan. “Tahun depan saya ingin sudah dimulai. PUPR sudah saya perintahkan untuk segera mencari titiknya,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Yoyok menaambahkan,  di  desa yang ada di daerah pegunungan itu, ada program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas). Kini airnya sudah keluar dan dimanfaatkan warga. “Tetapi ternyata belum mampu memenuhi kebutuhan air warga. Makanya, harus ditambah lagi,” pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...