Search

16 WNA Dalam Pengawasan Timpora Kota Blitar

Pengukuhan Timpora Kota Blitar, Jawa Timur. (foto: yos)
Pengukuhan Timpora Kota Blitar, Jawa Timur. (foto: yos)

Blitar, reportasenews.com – Sebanyak 16 warga asing dari berbagai negara, yang berada di wilayah Kota Blitar, dalam pengawasan anggota Tim Pengawas Orang Asing (Timpora), Kota Blitar.

Belasan warga asing ini, sebagian besar merupakan penyatuan keluarga atau menikah dengan warga lokal, sementara sekitar lima orang lainnya adalah pekerja yaitu warga Jerman dan Tiongkok, diantaranya bekerja di perusahaan perhiasan perak.

Pengawasan terhadap orang asing ini, menjadi tugas anggota Timpora Kota Blitar, yang baru dikukuhkan, Selasa (12/9) kemarin, di Gedung pertemuan Kampung Coklat, Plosorejo, Kabupaten Blitar.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Blitar, Surya Mataram kepada wartawan menjelaskan, bahwa tugas Timpora adalah saling menukar informasi tentang keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Kota Blitar.

“Jadi kami membentuk Timpora hingga di tingkat kecamatan yang ada di Kota Blitar, yaitu Sananwetan, Kepanjen kidul dan Sukorejo,” terang Surya Mataram di sela sela acara pengukuhan dan rapat kerja Timpora Kota Blitar.

Lebih jauh, Surya menjelaskan pembentukan Timpora hingga tingkat kecamatan ini sangat efektif, untuk memantau keberadaan orang asing di wilayah kerjanya.

“Buktinya seperti kasus WNA Italia yang kumpul kebo di Kabupaten Blitar adalah hasil laporan Timpora di Kecamatan Kanigoro. Hal sama juga di Tulungagung untuk puluhan peserta world rainbow gathering di Pantai Selatan beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Memang sebelumnya, sekitar April lalu, puluhan warga asing dari berbagai negara Eropa, Australia dan Asia diinspeksi mendadak oleh petugas Imigrasi Blitar dengan instansi terkait.

Mereka yang tengah mengikuti kegiatan World rainbow gathering di salah satu pantai selatan di Kabupaten Tulungagung, diperiksa kelengkapan dokumennya.

Keseluruhan peserta warga asing ini memiliki dokumen lengkap, namun berapa diantaranya diharuskan memperpanjang dokumen, karena masa berlakunya hampir habis.

Data dari Kanim Klas II Blitar, dari hasil informasi Timpora setingkat kecamatan itu, ada sebanyak 215 WNA tersebar di wilayah hukum Imigrasi Blitar, dengan rimcian 16 tinggal di Kota Blitar, 50 di Kabupaten Blitar, sebanyak 172 WNA tinggal di Tulungagung dan 13 WNA berada di Trenggalek.(yos)




Loading Facebook Comments ...