Search

75 Tahun Merdeka 400 Desa di Kalbar Belum Teraliri Listrik

Petugas PLN saat memperbaiki jaringan listrik. (foto.das)

Pontianak, reportasenews.com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji kembali menyoroti kinerja BUMN seperti halnya PLN.Sutarmidji menyampaikan sampai saat ini di Kalimantan Barat, dari 2031 desa terdapat ada 400 desa yang belum terjangkau jaringan listrik.

Bahkan dari percakapannya dengan warga, sebagian besar warga sangat mengidam-idamkan adanya penerangan yang lebih prioritas.

Di samping itu, orang nomor satu di Kalimantan Barat inj  juga siap membantu PLN dalam pengadaan tiang listrik, namun jaringan listrik tetap dari bersumber PLN yang mengatasinya.

“Listrik desa harus disampaikan ke Presiden, selain Papua, Kalbar juga banyak. Saya minta dua sampai empat tahun ini, semua desa di Kalbar sudah terang. APBD siap bantu pengadaan tiang listrik, termasuk karena itu jaringan pipa gas harus terus diperjuangkan, karena gas akan semakin murah agar hidup kita lebih modern, harus ada progres terutama dari Bapenas harus menjadi program prioritas,” jelas Midji, panggilannya.

Midji mengatakan  semua itu bisa terwujud tergantung dengan sikap PLN, yang jelas PLN harus siap pasang jaringan, tapi tiang listrik pemerintah provinsi Kalimantan Barat bisa bantu subsidi Rp 800 juta.

Sementara anggota Komis VII DPR-RI, Maman Abdurrahman, mengatakan awalnya DPR RI sudah menganggarkan dana untuk pembangunan jaringan listrik di desa yang belum mendapatkan penerangan. Targetnya dalam periode 4 tahun, minimal 300 desa yang sudah teraliri listrik. Namun saat ini baru ada 42 desa yang sudah teraliri listrik.

“Kita masih bisa akomodasi program listrik masuk desa, ini harus betul betul program yang harus dituntaskan, yang terealisasi ada 16 desa yang sudah teraliri listrik terlebih di tengah pandemi Covid 19. Solusinya ada di PLN dan komitmen dari PLN agar prinsip keadilan ini harus terwujud, karena jangan sampai kita yang merasakan terang tapi masih ada saudara kita yang masih kegelapan,” tegas Maman.

Sementara, Kemerdekaan Republik Indonesia sudah diambang mata. Memasuki usia ke 75 namun masih ada dua desa di Kecamatan Teluk Pakedai yang belum teraliri listrik, dua desa tersebut adalah Desa Sungai Nibung dan Desa Kuala Karang.

Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya dapil Rasau Jaya Teluk Pakedai dari Partai Gerindra, Ichwani kepada sejumlah wartawan saat  ditemui diruang kerjanya Komisi III DPRD Kabupaten Kubu Raya, Selasa (4/8/2020) menyampaikan masih belum teralirinya jaringan listrik di beberapa wilayah membuat keprihatinan.

Menurutnya ada dua daerah yang menjadi perhatian dan menjadi perjuangannya untuk bisa Listrik Masuk ke dua Desa ini yaitu Desa Sungai Nibong dan Desa Kuala Karang Kecamatan Teluk Pakedai.

“Jumlah penduduk di Desa Sungai Nibung kurang lebih 1.650 KK dan Desa Kuala Karang 1300 KK sampai dengan saat ini belum teraliri listrik, padahal listrik adalah salah satu kebutuhan penting di suatu daerah,” terang Ichwani.

Ichwani menjelaskan keluhan warga tersebut juga telah disampaikanya langsung pada saat rapat komisi III DPRD bersama Pimpinan PLN Cabang Kalimantan Barat dan akan segera ditindak lanjuti dengan pendataan oleh PLN.

“Saya berharap hal ini menjadi perhatian pihak PLN jika Listrik sudah bisa dinikmati warga di dua desa ini saya yakin akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga disana,” tutupnya. (das)




Loading Facebook Comments ...