Minggu, 22 Januari 2017

Ajarkan Ilmu Kebal, Kelompok Mahesa Kurung Diamankan Polisi

Ajarkan Ilmu Kebal, Kelompok Mahesa Kurung Diamankan Polisi
Kelompok Mahesa Kurung Saat Latihan / Foto Istimewa

JAKARTA RN.COM – Menindaklanjuti beredarnya Informasi melalui media sosial, terkait adanya pelatihan ilmu kebal yang diduga digunakan untuk aksi kejahatan, Polsek Jagakarsa  Polres Metro Jakarta Selatan,  mengamankan Kelompok  Mahesa Kurung berserta pengikutnya.

Informasi yang beredar di media sosial, bahwa kelompok Mahesa Kurung ini diduga mengajarkan ilmu kebal kepada anak remaja untuk aksi tawuran serta aksi kejahatan lainnya.

Sebagai mana belakangan ini beredar di broadcast atau di media sosial, bahwa di Wilayah Jagakarsa dan Pasar Minggu sering berkeliaran Kelompok bermotor dengan nama GENG MOTOR INGGRIS.,

Dimana kelompok tersebut beranggotakan anak ABG yang menggunakan sekitar 30 kendaraan bermotor dan saling berboncengan dengan  membawa senjata tajam berkeliaran di wilayah Jagakarsa dan Pasar Minggu.

Kelompok pimpinan Bayu Aji Prakoso ini, sering menyerang kelompok lain atau warga yang nongkrong di pinggir jalan, dengan tujuan menguji Ilmu kebal dengan perantara ajimat yang didapatkan setelah belajar di Kelompok/aliran Mahesa Kurung.

Untuk mendapatkan ajimat, dan melakukan aksinya peserta mengikuti pelatihan di suatu tempat di dekat sebuah bengkel ketok magic, didepan Stasiun Tanjung Barat Jl. Raya Lenteng Agung.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Sri Bhayakari, mengatakan, penangkapan ini dilakukan setelah dilakukan penyelidikan terhadap kelompok tersebut.

“Saat ini kita sedang memeriksa pimpinan kelompok Mahesa Kurung dan dua pengikutnya yang masih berusia di bawah umur,”  ujar Kompol Sri Bhayangkari, Minggu (4/9).

Selain mengamankan pimpian kelompok dan dua pengikutnya, dari lokasi pelatihan polisi juga menyita sebulah keris, 9 buah jimat, 15 buah bulu perindu, kemenyan, batu akik dan minyak wangi.

Kini ketiga orang dan barang bukti tersebut diamankan di Polsek Jagakarsa guna penyelidikan lebih lanjut.

Selama enam enpat bulan terakhir, di wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sering terjadi kasus penyerangan warga oleh sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor.

Menurut salah satu saksi sekaligus korban, kawanan ini selalu menggunakan berbagai jenis senjata tajam.

“Mungkin supaya kita takut mereka suka pamer kalau mereka gak mempan dibacok sambil nebas-nebasin golok ke badannya,” ujar Awaludin, warga Lenteng Agung yang pernah menjadi korban keganasan kelompok tersebut.(TJG)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel Reportase News. Untuk mendapatkan informasi terupdate, silakan berlangganan newsletter kami melalui kolom email di bawah ini.

No Responses

Loading Facebook Comments ...