Search

Akhir Dari Sebuah Perjalanan: ‘Agfa Vista Film’ Telah Bangkrut

ScreenShot021

Jepang, reportasenews.com – Serbuan kamera digital dan ponsel telah membunuh secara kejam industri film 35mm celluloid yang selama 100 tahun pernah berjaya dipasaran dimasa silam.

Sekalipun industri film sepuh 35mm celluloid berusaha menggaet pasar penggemar foto vintage, toh kemajuan jaman menjadi tak teralakan lagi membunuh mereka. Kali ini korbannya yang gulung tikar adalah: Agfa Vista Film yang dikabarkan akan mati.

“Semua orang mendengar dan menduga untuk sementara waktu telah dikonfirmasi oleh sumber yang dipercaya bahwa Agfa Vista tidak ada lagi,” tulis Japan Camera writers.

“Seharusnya hal ini tidak terlalu mengejutkan karena ini adalah rahasia umum bahwa Vista sebenarnya diproduksi oleh produsen film favorit kami di Jepang tapi masih terlalu berharap muluk setinggi surga.”

Merk ini sebetulnya adalah dari perusahaan multinasional Belgia-Jerman Agfa-Gevaert NV atau dipasaran lebih dikenal dengan Agfa, namun kemudian dia diambil oleh Fuji, lantas Vista telah mendapatkan cap sebagai film warna C41 yang terjangkau dan memberikan warna terang dan mencolok, baik di luar maupun di dalam ruangan (dengan flash).

Fujifilm mengumumkan pada akhir 2017 bahwa ia akan menghentikan sebagian besar film warna C41-nya pada tahun 2018, sehingga banyak pengamat menyimpulkan bahwa Agfa Vista juga akan sampai di ujung jalan.

“Sebagai produsen film favorit Jepang kami memiliki keputusan pemegang saham yang membuat arahan sangat jelas,” tulis artikel itu.

Film Agfa Vista 100 dihentikan pada pertengahan tahun 2000an, namun ISO 200 dan 400 berhasil bertahan sampai sekarang. Pembeli mungkin masih bisa menemukan film yang ada di pengecer online pilihan seperti Camera Film Photo, jadi fotografer mungkin ingin menimbun beberapa gulungan roll sebelum dijual dengan markup harga yang tinggi oleh reseller. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...