Search

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak Lumpuh Total akibat Cuaca Buruk

Ratusan penupang terlantar akibat aktivitas Bandara Supadio lumpuh total akibat cuaca buruk (foto:das)
Ratusan penupang terlantar akibat aktivitas Bandara Supadio lumpuh total akibat cuaca buruk (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio sepanjang hari ini, Minggu (12/11) lumpuh total.

Hujan deras sepanjang malam dan siang hari, menyebabkan luapan air mengenangi landasan pacu (runway) Bandara Internasional Supadio.

Kondisi ini diperburuk, dengan datangnya banjir rob yang terjadi secara bersamaan. Sementara tanggul air atau waduk, sebagai daerah untuk resapan air tidak berfungsi baik. Sehingga banjir masih menggenangi landasan pacu Bandara Internasional hingga malam ini.

“Pertama kami dari pihak PT.Angkasa Pura II, kantor cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak menyampaikan meminta maaf atas pengguna jasa transportasi udara dan warga Pontianak, akibat terjadi fenomena alam diluar prediksi kita.

Curah hujan yang sangat lebat, dan tinggi sekitar wilayah Bandara pun tergenangi air, termasuk landasan pacu terkendala genangan air,” kata General Manager PT. Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro, kepada wartawan.

Landasan pacu yang terendam banjir terjadi di titik STA 1.500 sampai 1.750 di tepi landasan pacu yang ketinggian air  1  – 1,5 centimeter.

“Kejadian ini mulai terjadi pukul 06.00 WIB hingga sekarang ini,” ujarnya.

Untuk penumpang yang menunggu, pihak otoritas bandara memberikan kompensasi berupa makanan dan minuman.

Sementara akibat kejadian, penerbangan yang dibatalkan mencapai 20 penerbangan dari sejumlah maskapai penerbangan hingga saat ini akibat runway di tutup. Saat ini tengah dilakukan normalisasi atau pembersihan air, di landasan pacu Bandara Internasional Supadio.

Akibat pembatalan ini, penumpukan penumpang terjadi di Ruang tunggu penumpang di Bandara Internasional Supadio.

Bahkan penumpang akhirnya pasrah karena belum ada kejelasan mengenai keberangkatan mereka ke tujuan akibat penutupan sementara Bandara Internasional Supadio.

“Semua penerbangan batal, mau gimana lagi.Beruntung besok belum ada acara, jadi terpaksa menginap lagi di Pontianak, jika masalah runway besok selesai, saya upayakan mencari penerbangan lagi pagi-pagi sekali supaya bisa sampai ke Jakarta,” kata penumpang,  DJ Winky Wiryawan.

Hingga saat Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar dan Kubu raya sudah mulai diterjunkan untuk membantu penyedotan air yang mengenangi landasan pacu.

Selain melakukan penyedotan, juga membuat tanggul serta normalisasi sungai dan parit di sekitar kawasan bandara internasional Supadio. Sementara penumpang yang batal berangkat di inapkan di sejumlah penginapan di Pontianak. Aparat kepolisian juga disiagakan di bandara internasional Supadio untuk mengantisipasi penumpang yang komplain. (das)




Loading Facebook Comments ...