Rabu, 18 Januari 2017

Angin Kencang Porakporandakan Tenda Sail karimata 2016

Angin Kencang Porakporandakan Tenda Sail karimata 2016
Tenda tenda Sail Karimata berterbangan dihempas angin

SUKADANA, REPORTASE – Belasan tenda Sail Selat Karimata 2016 di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Jumat (14/10) pagi diterjang angin kencang disertai hujan lebat.

Akibatnya, tenda-tenda yang digunakan sebagai stand pameran yang berisi barang kerajinan tangan rusak dan berterbangan. Hingga saat ini, semua tenda yang mengalami kerusakan tengah diperbaiki.

“Yang rusak banyak, termasuk piala hasil juara anak-anak siswa kami. Jika dihitung kerusakan materi, tentu tidak sebanding dengan nilai prestasi anak. Mereka jelas kecewa dengan hasil kerja keras mereka, apalagi sekolah kami adalah sekolah rujukan sehingga kami pamer dalam kegiatan Sail Karimata,” ungkap guru SMA Negeri 1 Sukadana, Nurlela, kepada ReportaseNews.

Angin kencang mulai menerjang kawasan pesisir Pantai Pulau Datok terjadi pada pukul 06.00 WIB. Angin yang menyebabkan hujan lebat. hanya berlangsung 30 menit.

Stand-stand yang ditengah dipersiapkan Panitia Sail Karimata porak poranda akibat tiupan angin kencang.

“Semua baju-baju Sail Karimata basah, termasuk baju adat Dayak yang dipajang di patung, semuanya basah. Kita sebenarnya mengerti, ini faktor alam, tetapi tenda-tenda ini tidak kokoh karena tidak dipasang pancang atau pasak. Kita saja tidak berani keluar, karena angin kencang,” terang pengisi stand pameran Sail Karimata, Hajjah Hernawati.

Sementara menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kayong Utara, A. Azahari, mengatakan masalah ini bukan karena kelalaian atau kesalahan pihak panitia.

“Kita menyadari ini kerusakan akibat faktor alam, karena lokasi memang berada dekat dengan bibir pantai. Kita meminta pengisi stand pameran memaklumi kejadian ini, karena pada hari ini angin kencang disertai hujan yang menyebabkan 10 tenda rusak dan termasuk satu tenda besar berisi kuliner,” jelasnya.

Untuk puncak Sail Karimata 2016 digelar pada Sabtu (14/10) yang rencananya akan dihadiri Presiden Jokowi, sekaligus menutup rangkaian Sail Karimata 2016 di Pantai Pulau Datok. Panitia hanya memiliki waktu singkat untuk membenahi segala kerusakan akibat terjangan angin kencang. (ds)

 

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel Reportase News. Untuk mendapatkan informasi terupdate, silakan berlangganan newsletter kami melalui kolom email di bawah ini.

No Responses

Loading Facebook Comments ...