Search

Angkatan Darat Korea Selatan Membuat Unit “Drone Battalion”

drone tempur

Korea Selatan, reportasenews.com – Angkatan Darat Korea Selatan mengorganisir sebuah divisi khusus untuk mengembangkan pesawat tempur khusus dan robot tempur yang dirancang khusus untuk melawan ancaman Korea Utara, lapor kantor berita Yonhap.

“Angkatan Darat berencana untuk mendirikan sebuah organisasi khusus untuk memimpin pengembangan dronebots,” kata seorang pejabat kepada Yonhap. Ini artinya sedang disiapkan armada drone dan autobot tempur di Korsel.

“Untuk mulai dengan ini, kami akan meluncurkan unit tempur dronebot tahun depan dan menggunakannya sebagai ‘game changer’ dalam peperangan.”

Tujuan utama “dronebots” adalah untuk melakukan pengintaian terhadap target Korea Utara seperti lokasi uji coba nuklir atau rudal rudal. Mereka juga bisa dipakai untuk pertempuran, karena setiap pesawat tak berawak akan dilengkapi dengan muatan peledak untuk serangan “bunuh diri”.

Informasi semacam itu bisa sangat penting dalam keterlibatan militer. Waktu terbaik untuk menangkis peluncuran rudal balistik adalah dengan menghancurkannya sebelum berhasil lepas landas, namun ini memerlukan pengintaian yang bagus untuk menemukan lokasi.

Pada tanggal 28 November, Korea Utara menguji rudal balistik antarbenua Hwasong-15 mereka (ICBM), yang mampu menjangkau hampir semua target di dunia.

Untuk mengatasi hal ini, Korea Selatan mengumumkan pada bulan Oktober sebuah perluasan program peringatan dini “Peace Eye”. Program ini bergantung pada pesawat tak berawak, satelit, dan mata-mata untuk menemukan lokasi rudal di Korut sehingga mereka dapat dibawa keluar dengan serangan udara sebelum mereka meluncurkan proyektil mereka.

Pada bulan yang sama, Korea Selatan menghabiskan sekitar $ 900 juta untuk pembelian kuartet pesawat pengintai Northrop Grumman RQ-4 Global Hawk.

Langkah lain yang diumumkan pada saat yang sama mencakup rudal baru untuk menargetkan fasilitas Korea Utara dan unit pasukan khusus yang dapat bermanuver untuk melakukan serangan taktis di Korea Utara.

Inspirasi utama unit pesawat tak berawak di Seoul akan menjadi unit serupa yang telah ada di Pasukan Pertahanan Israel (Israel) sejak tahun 2010. Sebuah batalion di dalam Korps Artileri, “Penunggang Langit” telah membedakan diri mereka sebagai salah satu pengintaian IDF yang paling efektif. Pesawat dragon Skylark serbaguna digunakan untuk segala hal mulai dari artileri sampai ke pemakaian lapangan buat intelijen.

‘Penunggang Langit’ diorganisasikan ke dalam 4 regu dan dipilih untuk kerja tim serta keterampilan interpersonal mereka, untuk memastikan mereka dapat bekerja sama. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...