Search

Antisipasi Penyebaran Corona, Pemkab Ngawi Stop Penjualan Premium Di SPBU

Salah satu SPBU di Kabubaten Ngawi yang dilarang menjual BBM jenis Premium. (Foto. Don)

Ngawi, Reportasenews – Pemerintah Kabupaten Ngawi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Ngawi, sejak 1 Januari 2021.

Bupati Ngawi, Ir. Kanang Budi Sulistyono saat ditemui Reportasenews di ruang kerjanya menegaskan keputusan tersebut diambil menindaklanjuti surat Kepala Kepolisian Resort Ngawi terkait banyaknya antrian warga saat penjualan BBM jenis premium di SPBU yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Sehingga dikhawatirkan terjadi penularan virus Corona.

Terutamanya terkait Physical Distancing atau menjaga jarak dan adanya pelanggaran penyalahgunaan pengangkutan tata niaga BBM jenis premium di Kabupaten Ngawi.

“Penjualan premium di SPBU membuat kerumunan dan antrian yang luar biasa. Maka harus dihindari, khawatir terjadi penyebaran Covid-19,” Jelas Kanang kepada Reportasenews.

Lebih lanjut Kanang mengatakan selama ini antrian panjang di SPBU banyak dilakukan oleh warga yang menjual eceran BBM jenis premium. Karenanya, Pemkab Ngawi membuat keputusan tegas menghentikan penjualan premium di SPBU.

Selain itu, stasiun pengisian bahan bakar mini di setiap kecamatan sudah ada akan dioptimalkan untuk atasi penumpukan antrian warga saat membeli premium di SPBU.

Guna mengatasi permasalah tersebut, Pemkab Ngawi akan melaksanakan langkah strategis dengan memperluas jaringan distribusi bahan bakar untuk memecah kerumunan antrian warga.

Sayangnya, Kanang tidak mengetahui secara pasti kebutuhan BBM jenis premium di Kabupaten Ngawi.

“Ndak tahu tapi sudah banyak SPBU tak jual premium. Apapun itu jika terjadi kerumunan warga kita stop” ungkap Kanang. (Don)




Loading Facebook Comments ...