Search

Antisipasi Terjadi Klaster Baru, Forkopimka  Jangkar Minta Rapid Test 

Situasi rapat, Forkopimka Jangkar. (foto:fat)
Situasi rapat, Forkopimka Jangkar. (foto:fat)

 

Situbondo,reportasenews.com – Paska ditemukan ada enam warga Kecamatan Jangkar yang terkonfirmasi Covid-19. Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan menggelar rapat musyawarah. Hasilnya, Masjid Baitul Muttaqin tetap melaksanakan ibadah dengan protokol kesehatan ketat.

 

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan  Jangkar, bersama Pengurus MWC NU, Pengurus Takmir Masjid Baitul Muttaqin, Pemdes Jangkar memutuskan, untuk tetap menyelenggarakan kegiatan keagamaan. Dengan catatan memperketat protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan memakai masker.

 

Fatah Yasin, Pengurus MWC NU menjelaskan, dirinya sepakat bersama elemen masyarakat yang lain,  l untuk dilakukan rapid test masal. Sebab, selama ini belum pernah dilakukan. “Pernah rapid test, tapi hanya keluarga tertentu,” kata Fatah Yasin, Minggu (28/06/2020).

 

Menurutnya, banyak tudingan jika kasus Covid-19 di wilayah Jangkar disangkut pautkan dengan almarhum FA. Padahal, yang bersangkutan bukan positif corona. “Almarhum masih PDP. Sedangkan PDP beda dengan positif atau terkonfirmasi Covid-19,”bebernya.

 

Fatah Yasin menegaskan, selama ini kondisi di wilayah jangkar heboh. Lantaran ada beberapa jenazah yang dikebumikan menggunakan protokol covid. Padahal, statusnya masih bukan positif Covid-19. “Tapi Alhamdulillah, saat ini situasinya sudah mulai kondusif,” pungkasnya.




Loading Facebook Comments ...