Search

Arab Saudi Eksekusi Mati TKI asal Madura Zaini Misrin

Foto ilustrasi (istimewa)
Foto ilustrasi (istimewa)

Jakarta,reportasenews.com – Pemerintah kerajaan Arab Saudi, Minggu (18/03) telah mengesekusi hukuman mati kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Madura Zaini Misrin atas  tuduhan telah membunuh majikannya Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy. Zaini ditangkap polisi Arab Saudi pada 13 Juli 2004

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian luar Negeri   RI, Lalu Muhammad Iqbal  menyangkan tindakan pemerintah Arab Saudi yang tidak melakukan pemberitahuan kepada  kepada Pemerintah Indonesia mengenai eksekusi hukuman mati terhadap buruh migran Zaini Misrin.

Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo mengatakan selama proses hukum, Zaini menyatakan dirinya dipaksa mengaku telah membunuh.

“Zaini Misrin mendapat tekanan dari aparat Saudi Arabia untuk membuat pengakuan bahwa dia melakukan pembunuhan ” kata Wahyu, Senin (19/3).

Selain itu, dalam proses peradilan Zaini hanya didampingi penerjemah asal Saudi. Ironisnya, kata Wahyu, penerjemah itu juga tak netral.

Pada 17 Vovember 2008 hakim akhirnya memvonis hukuman mati terhadap Zaini. Usai vonis tersebut, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah baru mendapatkan akses untuk menjumpai Zaini pada 2009.

Zaini memberi kesaksian kepada KJRI bahwa dirinya dipaksa mengakui perbuatan pembunuhan terhadap majikan. Ia mengaku mendapat tekanan dari polisi Saudi dan penerjemah.

Pada Juli 2009 pihak KJRI Jeddah mengirim surat permohonan kepada Kementerian Luar Negeri Arab Saudi untuk mengupayakan pembebasan atas hukuman mati yang dijatuhkan kepada Zaini.

Permohonan pengampunan hukuman untuk Zaini juga pernah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam lawatannya ke Saudi pada September 2015. Begitu pula saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz berkunjung ke Indonesia pada Maret 2017, permintaan itu kembali diajukan.

Terakhir pada November 2017, Jokowi kembali mengirim surat permohonan pembebasan atas kasus Zaini beserta TKI lain yang terancam eksekusi mati.

Namun berbagai upaya itu tetap tidak membuahkan hasil dan Zaini tetap dieksekusi pada Minggu (18/03) kemarin. Sebelumnya Arab Saudi juga telah melakukan hukuman mati kepada Yanti Iriyanti, Ruyati, Siti Zaenab, dan Karni. (*)




Loading Facebook Comments ...