Search

Arman Depari Dinilai Cocok Jadi Dirjen PAS

Deputi Pemberantasan Narkoba BNN, Irjen Arman Depari
Deputi Pemberantasan Narkoba BNN, Irjen Pol. Arman Depari. (ist)

Jakarta, reportasenews.com – Berbagai pihak menilai jabatan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenkumham perlu ditempati oleh sosok yang sudah malang melintang di dunia pemberantasan narkoba. Pasalnya, sampai saat ini peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas masih marak terjadi.

Deputi Pemberantasan Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol. Arman Depari dinilai sosok yang pantas menjadi Dirjen PAS. Jenderal berambut gondrong ini diharapkan mampu menekan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas. Pasalnya, alumnus Akademi Kepolisian 1985 itu sudah malang melintang dalam dunia narkotika.

Ketua Umum Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Jefry Tambayong menilai Irjen Pol. Arman Depari bisa memberikan langkah nyata. Pasalnya, butuh ketegasan dari seorang pemimpin yang peduli akan nasib generasi muda.

“Apalagi saat ini basic Pak Arman yang menangani masalah narkoba, dirasa pantas menduduki posisi tersebut,” kata Jefry dalam keteranganya, Kamis (16/5/2019).

Menurut Jefry, langkah itu harus segera diambil karena selama ini 90 persen pengendalian narkoba ada di dalam Lapas. Meski sudah terbukti, tetapi belum ada tindakan nyata untuk segera memberangus napi yang menjadi pengendali itu.

“Ini yang harus segera diubah untuk menghentikan pengiriman narkotika ke Indonesia,” tegasnya.

Menurut Jefry, sosok Arman yang merupakan jenderal bintang dua polisi, dirasa bisa mengatasi masalah itu. Karena bukan hanya pengendali yang nantinya akan ditindak, oknum sipir yang juga ikut membantu bandar pastinya akan hilang.

“Karena yang saya lihat selama ini juga, pemberantasan narkotika masih setengah hati,” tambahnya.

Di sisi lain, masuknya anggota Polri ke dalam tubuh Kementerian Hukum dan HAM pastinya akan memudahkan koordinasi. Apalagi, saat ini polisi, TNI, hingga Bea dan Cukai terus berupaya memberantas upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan para bandar.

“Kalau di hulu sudah dikunci, di bawahnya tak akan bisa bergerak. Dengan begitu, peredaran narkotika di Indonesia akan semakin sedikit,” ungkapnya.

Merespons hal tersebut, Arman Depari menanggapinya santai atas dorongan yang disampaikan publik. Saat ini Arman mengaku masih fokus memberantas narkotika di BNN.

“Namun kalau negara memanggil, saya siap untuk melanjutkan tugas memberantas narkoba dari dalam Lapas,” tegasnya. (Tjg)




Loading Facebook Comments ...