Search

ARSA Rohingya Ajak Lakukan Gencatan Senjata

Protes atas pembantaian Rohingya merebak diseluruh negara muslim didunia
Protes atas pembantaian Rohingya merebak diseluruh negara muslim didunia

Myanmar, reportasenews.com – Gerakan pejuang pembela Rohingya, ARSA (Arakan Rohingya Salvation Army) menyerukan gencatan senjata dalam jangka waktu sebulan, terhitung sejak 10 September hingga 09 Oktober.

Pernyataan ARSA ini dikatakan dalam salah satu twit mereka yang mengajak semua pihak meletakan senjata sejenak.

Gencatan senjata dimaksudkan untuk wilayah Maungdaw, Buthidaung, dan Rathedaung. Semua ini adalah desa yang paling parah mengalami penyerbuan militer Myanmar sejak 2012 lalu.

ScreenShot001

ARSA menawarkan gencatan senjata untuk memberikan peluang bagi bantuan asing agar masuk kedalam desa yang terkena dampak penyerbuan militer Myanmar. Diharapkan bantuan itu akan diterima langsung kepada korban kekerasan di provinsi Arakhan.

Lebih lanjut ARSA menekankan Misi Internasional Pencari Fakta IFFM dari UNHCR PBB dapat segera masuk kedesa yang terkena dampak kerusuhan dan pemusnahan agar dapat menjalankan tugas mereka.

ARSA juga mengajak pemerintah Burma bekerjasama dengan ajakan gencatan senjata ini untuk membantu para korban kekerasan di Arakhan terlepas dari siapa etniknya atau apa agama si korban.

Pesan ARSA ini juga diteruskan kepada akun lainnya diantaranya @USEmbassyBurma, @usembassydhaka, @ukinburma, @UKinBangladesh, @StateDept, @RT_Erdogan, dan @trpresidency . (Hsg)




Loading Facebook Comments ...