Search

Arus Mudik dan Balik Lebaran, Angka Laka Lantas di Jalur Pantura  Situbondo Turun 90 Persen  

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono. (foto:fat)
Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Operasi ketupat Semeru  2019,  untuk pengamanan arus mudik dan arus balik  lebaran 1440 Hijriah, yang berlangsung selama 13 hari  berjalan aman, lancar  dan kondusif  disepanjang Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur.

Bahkan, angka kecelakaan lalu lintas di jalur pantura terpanjang di Jawa Timur itu  turun hingga mencapai 90 persen, jika dibandingan dengan  arus mudik dan arus balik lebaran  pada tahun sebelumnya.

Pada arus mudik dan arus  balik  lebaran  tahun 2018 lalu, di Jalur Pantura Situbondo  terjadi sebanyak 17  angka kecelakaan lalu lintas, sedangkan untuk arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2019 ini, hanya terjadi dua laka lantas di Jalur Pantura Situbondo.

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono mengatakan, selain angka kencelakaan lalu lintas  yang turun drastis  dalam operasi ketupat Semeru Tahun 2019, namun  angka kriminimalitas juga turun diwilayah hukum Polres Situbondo. Pada tahun 2018 lalu, angka kriminalitas sebanyak 34 kejadian.

”Pada  tahun 2019 ini,   pada periode yang sama hanya  tercatat sebanyak 17 kejadian angka kriminalitas  diwilayah hukum Polres Situbondo, sedangkan  pada tahun 2019 ini, hanya terjadi dua laka lantas, dengan korban hanya mengalami luka ringan,”ujar Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, keberhasilan  dalam menekan angka lakalantas dan kriminalitas selama arus mudik dan arus lebaran tahun 2019 ini, bukan hanya merupakan Polres Situbondo  semata, namun  karena adanya peran besar masyarakat juga instansi terkait di Pemkab Situbondo,  yang membantu menyukseskan Operasi Ketupat Semeru 2019.

“Ini prestasi merupakan  yang sangat bagus, dan bukan karena kerja kepolisian saja, namun kesadaran masyarakat sangat tinggi akan pentingnya keselamatan berlalulintas. Selain itu, turunnya angka kriminalitas, itu terjadi lantaran ada sinergitas Polri dengan instansi terkait,  khususnya dengan seluruh elemen masyarakat yang terjalin harmonis,”ujar AKBP Awan Hariono.

AKBP Awan Hariono menegaskan, dalam Operasi Ketupat yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 10 Juni 2019, ada enam pos yang disiagakan di sepanjang jalur Pantura Situbondo,  yang terdiri dari satu pos pelayanan dan lima pos pengamanan.”Namun, dalam  Pospam selama  arus mudik dan arus lebaran tahun 2019 ini, Polres Situbondo menjadi juara II se-Jawa Timur, untuk kategori Polres tipe B,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...