Search

“Babu Amerika”, Inggris Mungkin Akan Maju Perang Dengan Korut

militer korut

Inggris, reportasenews.com – Pasukan Inggris dapat menyerbu Korea Utara setelah Theresa May menolak untuk mengesampingkan tindakan militer. Artinya opsi dialog dikubur dalam-dalam.

Perdana Menteri membiarkan pintu terbuka terhadap perang melawan negara komunis tersebut setelah tes rudal “provokatif” terbaru oleh rezim Kim Jong-un.

Tapi dia mengatakan bahwa solusi termudah adalah untuk Cina satu-satunya sekutu regional diktator Korut untuk maju menjadi penengah.

Inggris sejak jaman Tony Blair sudah dikritik sangat pedas sebagai “anjing peliharaan Amerika” (puppy, anak anjing yang manis menurut kepada tuannya). Artinya, Inggris “menjadi babu” oleh ambisi perang Amerika di Irak, dan tampaknya kini mau ikut campur lagi di Korut tanpa alasan jelas karena Inggris bukan sasaran Korut.

Pemimpin Tory berbicara kepada wartawan dalam sebuah rencana perjalanan ke Jepang setelah Korea Utara menembakkan rudal balistik ke pulau Hokkaido di negara itu.

Dia mengatakan: “Saya sebelumnya telah mengatakan kepada Presiden Xi bahwa mereka memiliki peran penting dalam hal ini, dalam menekan Korea Utara untuk menghentikan tindakan ilegal tersebut.”

Theressa May mengatakan tekanan Cina akan menjadi “cara terbaik” untuk mempengaruhi Kim Jong-Un. Dia menambahkan: “Kami akan mendorong China untuk melakukan semua yang bisa dilakukan.”

Kim Jong-Un telah mengancam lebih banyak tindakan yang mengatakan bahwa tes tersebut adalah “awal untuk memasukan target serangan” kewilayah Guam dimana pangkalan AS ada disana.

Beberapa jam setelah komentarnya, Dewan Keamanan PBB mengutuk uji rudal tersebut sebagai “keterlaluan”. Namun, pernyataan dewan tersebut tidak memasukkan sanksi baru untuk negara pertapa tersebut.

Menaikkan kritiknya terhadap Pyongyang, Nyonya May menambahkan: “Mereka melakukan tindakan provokasi yang signifikan, saya pikir mereka keterlaluan”.

“Itulah mengapa kami akan bekerja sama dengan mitra internasional kami, seperti yang telah kami lakukan sebelumnya, namun kami akan melipatgandakan usaha kami dengan mitra internasional kami untuk menekan Korea Utara untuk menghentikan kegiatan ilegal ini.”

Dan dia menolak untuk mengesampingkan tindakan militer atau serangan cyber stealth terhadap Pyongyang. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...