Search

Dimasa Tenang : Timses Oknum Caleg Diamankan Saat Bagikan Paket Sembako

Paket Sembako Oknum Caleg yang Diamankan Bawaslu (foto:fat)
Paket Sembako Oknum Caleg yang Diamankan Bawaslu (foto:fat)

Situbondo, reportasenews.com-Tim Sukses salah seorang calon legislatif DPRD Kabupaten Situbondo tertangkap tangan saat mengantarkan 75 paket sembako di rumah salah seorang warga Dusun Krajan, Desa Tanjung Glugur, Kecamatan Mangaran, Situbondo, Senin Siang. Diduga paket sembako tersebut milik oknum Caleg untuk Daerah Pemilihan II Situbondo langsung diamankan petugas Bawaslu Kecamatan Mangaran, Situbondo.

Hari pertama masa tenang Pemilihan Umum ini, petugas Bawaslu Kecamatan  Mangaran juga berhasil mengamankan  barang bukti sebanyak 135 paket sembako. Dengan rincian, sebanyak 75 paket sembako berhasil diamankan dari rumah  Warto, warga Dusun Krajan, Desa Tanjung Glugur, Kecamatan Mangaran, Situbondo dan 60 paket diamankan dari rumah Ustadz Dasuki, warga Dusun Krajan, Desa Tanjung Glugur, Kecamatan Mangaran, Situbondo. Total barang bukti berupa beras seberat 6,5 ton ini dibagi ke dalam 130 kantong dengan berat masing-masing 5 kilogram.

“Saya hanya disuruh  oleh H Sutajar, untuk mengantarkan 130 paket sembako kepada Warto dan ustadz  Dasuki, namun saya tidak kenal kepada Caleg PPP  bernama Arifin, meski yang bersangkutan merupakan putra H Sutajar,” kata Fadli kepada petugas Bawaslu Mangaran.

Fadli diamankan salah seorang warga saat sedang membagikan paket sembako. Warga langsung menghubungi Bawaslu Kecamatan Mangaran. Hanya dalam hitungan menit, petugas Bawaslu Mangaran bersama puluhan warga langsung  mengamankan Fadli dengan barang bukti beras seberat 6,5 ton.

“Namun, karena saat diamankan  mengantarkan 75 paket sembako Fadli  tidak membawa gambar Caleg, sehingga semua barang bukti langsung dikembalikan kepada H Sutajar selaku pemilik beras sebesar 6,5 ton tersebut,” ujar Khalil, salah seorang petugas Bawaslu.

Menurutnya, meski H Sutajar  mengelak tudingan telah membagikan paket sembako pada masa tenang, sebagai money politik. H. Sutajar mengaku sebagai sedekah dirinya kepada warga Desa Tanjung Glugur.

Untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran Pemilu. “Besok (Selasa red), kami akan  panggil  H Sutajar dan Fadli ke Kantor Bawaslu Mangaran, untuk dilakukan klarifikasi tentang dugaan pelanggaran Pemilu tersebut,” pungkas Khalil. (fat)




Loading Facebook Comments ...