Search

Belasan Ribu Warga Situbondo Belum Rekam e-KTP

Warga melakukan perekaman e-KTP di Kantor Dispendukcapil Situbondo. (foto:fat)
Warga melakukan perekaman e-KTP di Kantor Dispendukcapil Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Sebanyak 12 ribu warga Kabupaten  Situbondo, mereka diketahui belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kantor  Catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Situbondo.

Kepala Dispendukcapil Pemkab  Situbondo, Muhamad Syifa mengatakan, berdasarkan data tercatat sebanyak 12 warga Situbondo yang belum ber KTP elektronik. Angka  ini masih cukup tinggi. Karena itu,  Pemkab Situbondo akan terus melakukan berbagai upaya agar masyarakat melakukan perekaman e-KTP.

“Oleh karena itu, kami akan terus  melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, agar  masyarakat  tertarik untuk melakukan perekaman e-KTP,” kata Muhamad Syifa, Jumat (13/7).

Menurutnya,  ada beberapa penyebab masih tingginya angka masyarakat yang belum memiliki e-KTP. Salah satunya, masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat. “Karena itu, kami juga akan berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,”ujar Syifa.

Syifa mengatakan, untuk memberikan pelayanan terbaik.  Ada  beberapa upaya yang dilakukan Dispendukcapil. Salah satunya, memaksimalkan pelayanan sehari. Dalam pelayanan bentuk ini, perekaman e-KTP bisa selesai dalam satu hari.

Ada juga pelayanan keliling. Dalam pelayanan ini, petugas turun langsung ke bawah. Masyarakat hanya  membawa administrasi untuk kepentingan pembuatan e-KTP. “Pelayanan keliling ini cetak di tempat, sehingga warga tidak perlu datang ke kantor Dispendukcapil” terang Syifa.

Dispendukcapil juga memaksimalkan peran pemerintah kecamatan untuk melakukam perekaman di desa-desa. Sejumlah kecamatan sudah bisa melakukannya. Salah satunya, Kecamatan Banyuglugur.

Terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan, Syifa yakin, ke depan akan lebih tinggi jumlah masyarakat Situbondo yang memiliki KTP. Dia memperkirakan, pada tahun ini mencapai 90 persen lebih. “Akhir tahun ini, kami tarteg sudah 98 persen,” katanya yakin.

Pria asal Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran ini berharap, upaya yang dilakukan itu mendapatkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, dengan tingginya kesadaran masyarakat, maka langkah-langkah dari pemerintah akan lebih mudah dilaksanakan.

“Semua elemen masyarakat Situbondo  agar terlibat, dan ikut berpartisipasi memberikan pemahaman dan menyadarkan masayarakat agar mengurus KTP secara dini di kantor Dispendukcapil,”imbau Syifa. (fat)




Loading Facebook Comments ...