Search

Beli Sabu, Anggota Polisi Divonis Enam Tahun dan Denda 1 Miliar Rupiah  

GEdung Pengadilan Negeri Depok (foto:ltf)
GEdung Pengadilan Negeri Depok (foto:ltf)
Depok,reportasenews.com  –  Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok yang diketuai Sri Rejeki Marsinta dengan anggota Nanang Herjunanto dan Darmo Wibowo Mohammad memvonis anggota Polresta Depok selama enam tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar dengan ketentuan jika tidak dibayar digantikan pidana penjara selama tiga bulan, Senin (17/9/2018).
Vonis yang dijatuhi terhadap Aiptu Dadang Sumantri sama seperti dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Siswatiningsih yakni, selama enam tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar apabila tidak dibayarkan diganti pidana penjara selama tiga bulan.
Dalam amar putusan majelis, menyatakan terdakwa Dadang Sumantri alias Babe terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak menjadi pembeli narkotika golongan I sebagaimana diatur dan diancam Pasal 114 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama enam tahun dan pidana denda Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti pidana penjara selama tiga bulan. Memerintahkan satu bungkus plastik sedang berisi sabu-sabu dengan berat netto 4,8081 gram, satu bungkus plastik kecil bening berisi sabu-sabu dengan berat netto 0,3091 gram dan satu unit handphone merk Samsung warna putih berikut simcardnya dirampas untuk dimusnahkan.
Sebelumnya, JPU Siswatiningsih dalam amar tuntutannya, menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk di jual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya lima gram, pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama enam tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar jika tidak dibayar digantikan tiga bulan penjara.
Kejadian tersebut berawal pada Rabu (28/3/2018) sekitar pukul 09.00 WIB terdakwa menghubungi saksi Alfi Rizky (berkas terpisah) memesan sabu-sabu. Sekira pukul 21.00 WIB, terdakwa kembali menghubungi saksi Alfi Rizky untuk menanyakan keberadaannya dan mengatakan sudah mendapatkan sabu-sabu dan sedang dalam perjalanan pulang. Setibanya terdakwa di rumahnya, sudah ada saksi Alfi Rizky.
Selanjutnya, terdakwa bersama-sama saksi Alfi Rizky pergi ke kamar belakang, setibanya di kamar belakang, saksi Alfi Rizky langsung mengeluarkan dan menyerahkan satu plastik bening berisi sabu-sabu dari saku celana depan sebelah kanan. Kemudian saksi Alfi Rizky membagi sabu-sabu tersebut ke dalam dua plastik bening, satu plastik berisi sabu-sabu diserahkan kepada terdakwa. Setelah itu terdakwa memasukkan sabu-sabu tersebut ke dalam enam plastik bening.
Lalu terdakwa menyerahkan lima bungkus plastik bening berisi sabu-sabu kepada saksi Alfi Rizky sementara terdakwa menyimpan satu bungkus sabu-sabu kedalam saku celana depan sebelah kanan.Terdakwa membeli sabu-sabu dari saksi Alfi Rizky seharga Rp. 1.100.000,- per gramnya dan di jual kembali seharga Rp. 700.000,- per setengah gramnya dan seharga Rp. 1.300.000,- per gramnya. Terdakwa mendapatkan keuntungan sekitar Rp. 200.000,-  sampai dengan Rp. 300.000,-. (jan/ltf)



Loading Facebook Comments ...