Search

Benny Tjokro Sebut Grup Bakrie Terlibat Skandal Mega Korupsi Jiwasraya dan Dilindungi BPK

Terdakwa kasus korupsi  PT Asuransi Jiwasraya Benny Tjokrosaputro saat mengikuti  sidang. (foto:istimewa)
Terdakwa kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya Benny Tjokrosaputro saat mengikuti sidang. (foto:istimewa)

Jakarta, reportasenews.com – Terdakwa kasus mega korupsi  PT Asuransi Jiwasraya Benny Tjokrosaputro menuding kelompok usaha Grup Bakrie terlibat dalam skandal mega korupsi Jiwasraya. Tak hanya itu, pemilik PT Hanson International Tbk ini juga  menyebut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melindungi grup Bakrie dalam skandal korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang merugikan negara sebesar Rp 16,807 triliun

“Yang nutupin kan Ketua dan Wakil Ketua BPK yang udah pasti kroninya Bakrie,” kata Benny sebelum persidangan kasus ini, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu, (24/6/2020).

 

Benny meminta agar Kejaksaan Agung membuka keterlibatan kelompok usaha milik keluarga Aburizal Bakrie itu di persidangan. Dia juga meminta masyarakat untuk membantu membuka dugaan keterlibatan itu.

“Kalau enggak mau terbuka, ya biar masyarakat ikut bantu buka, jangan ditutupi dong,” ucap Benny.

 

Benny memberikan tanggapan terkait penolakan eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), ia optimis bahwa nantinya majelis hakim bakal menolak kelanjutan persidangan kasusnya.

“Lihat aja coba yang mutus hakim. Jaksa pasti nolak, masak nerima. Jaksa nerima langsung pulang lah saya kan,” ujar Benny, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

 

Benny beranggapan bahwa dirinya tidak bersalah. Menurutnya, semua data sudah dibuka dan publik sudah tahu saham apa saja yang jadi portofolio investasi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Benny merasa bahwa dirinya dijadikan kambing hitam atas kasus  Jiwasraya yang merugikan negara Rp 16,807 triliun itu.

“Seratus persen tidak bersalah.Kan saya kambing hitam. Kalo kambing hitamnya cari tukang becak mana laku. Kambing hitam harusnya asetnya banyak,” ujar  Benny.

 

Benny menegaskan, akan memaparkan fakta-fakta di persidangan untuk membela diri. “Kita buka kebenaran. membela diri degan apa yang benar,” kata Benny.

 

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung telah menetapkan lima tersangka kasus mega skandal Jiwasraya yaitu Benny Tjokro Dirut PT Hanson International Tbk (MYRX), Heru Hidayat Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Hary Prasetyo Direktur Keuangan Jiwasraya Jiwasraya periode Januari 2013-2018, Hendrisman Rahim, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018, dan Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya. (tjg)




Loading Facebook Comments ...