Search

Berbagai Alasan Warnai Tingkat Kehadiran ASN di Depok

Walikota Depok Muhammad Idris Abdul Somad saat bersilaturahmi dengan ASN kota Depok. (foto:ltf)
Walikota Depok Muhammad Idris Abdul Somad saat bersilaturahmi dengan ASN kota Depok. (foto:ltf)
Depok,reportasenews.com  – Sejumlah alasan yang wajar hingga buat geleng-geleng kepala Wali Kota Depok, Idris Abdul Somad, usai menerima laporan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) yang berdinas di Pemerintah Kota Depok, Senin (10/6/2019). Kendati demikian, Idris tak kecewa lantaran hasil absensi ASN-nya mencapai 99,99 persen.
Idris mengatakan, data kehadiran atau absensi ASN masih dalam proses pengumpulan data di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
“(Data ASN yang absen) masih lisan ya, masih lisan dari BKPSDM, tapi rat-rata memang mereka yang tidak masuk hari ini izin. Izin kepada atasan, izin kepada Kepala OPD terkait dengan hal-hal yang menurut mereka darurat,” kata Idris setelah apel dan halal bihalal bersama ASN di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (10/6/2019).
Dalam laporan yang diterima, kafa dia, ada berbagai alasan ketidakhadiran ASN baik yang wajar hingga buat geleng-geleng kepala.
“Jika ada keluarga yang meninggal jelas, orang tuanya sakit enggak bisa ditinggal, minta ditunda satu-dua hari gitu. Ada juga yang alasannya salah tanggal, salah tanggal bookingan (tiket pulang),” ungkapnya.
Idris juga memastikan tidak ada pejabat atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang mangkir atau absen tanpa keterangan. Bahkan, dia menekankan bahwa jam kerja ASN telah kembali normal seperti sebelum Ramadan, yakni Senin-Kamis pukul 07.30-16.00 WIB dan Jumat pukul 07.30-16.30 WIB. (jan/ltf)



Loading Facebook Comments ...