Search

Harapan Warga Kota Bogor : Hari Pertama Bertugas Walikota Bima Arya Dan Wakil Walikota Dedie A Rachim

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto didampingi istri dan anaknya, saat menyapa warga Kota Bogor
Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto didampingi istri dan anaknya, saat menyapa warga Kota Bogor

Bogor, reportasenews.com-Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim hari ini menjalani tugasnya pertamanya sebagai pelayan masyarakat Bogor, Senin (22/4). Bima-Dedie memulai rangkaian kegiatannya di Bogor setelah resmi dilantik pada hari Sabtu, setelah dua kali penundaan pelantikan.

Sebagai Walikota Bogor  petahana Bima Arya sudah sangat dikenal warga Bogor, namun untuk sosok Wakil Wali Kota Dedie A Rachim, warga Kota Bogor  masih belum banyak yang tahu.

“Hal utama yang masih diingat sebagian besar warga Bogor, Kang Dedie pernah jadi direktur KPK. Pokokna aya kang Dedie mah Bogor bebas ti korupsi,” kata Nana Sumarna warga Sempur Kidul tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Dedie A Rachim adalah seorang mantan Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja sama Antar Komis dan Instansi (PJKAKI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kang Dedie seorang profesional yang sudah sekitar 12 tahun berkarier di lembaga antirasuah dan menjadi pejabat aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pertama yang memilih turun gelanggang ke panggung politik.  Dedie mengundurkan diri  dari KPK sejak 27 Desember 2017 lalu.

Sejak KPK berdiri, belum pernah ada pejabatnya yang memilih mundur dan terjun ke dunia politik.
Mantan Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki baru setelah selesai menjabat kini bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).  Begitu juga dengan mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu Praja setelah selesai menjabat memilih menjadi tim sukses pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta.

“Pimpinan KPK setuju, merestui dan mendukung, agar pak Dedie Rachim bisa membantu mewujudkan pemerintahan yang efektif, dan bersih, serta bebas KKN, dalam waktu yang tidak terlalu lama di kota Bogor,” kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo saat merestui anak buahnya yang mengundurkan diri sebagai Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK.

“Kang Bima dan Kang Dedie keduanya ganteng,” kata Iis seorang wanita muda yang bermake up khas warga Kota Bogor. Dia juga mengatakan dengan didampingi Kang Dedie, pasti tugas Wali Kota Bogor akan lebih ringan.

Sebagian besar warga Kota Bogor kini berharap, duet Kang Bima dan Kang Dedie akan membawa perubahan yang sangat berarti, terutama pada program Wajib Belajar 12 tahun hingga SMA.

“Sudah sepuluh tahun Pemkot Bogor membebaskan biaya pendidikan SD/MI Negeri dan SMP/MTS, saya fikir sudah saatnya tahun ajaran 2020 Pemkot Bogor mampu membebaskan biaya pendidikan hingga ke tingkat SLTA/MA,” kata Ruchiyat yang keseharianya berdagang sate marangi. (tjg)

 

 

 




Loading Facebook Comments ...