Search

Bobol ATM, Warga Kelurahan Ardirejo Situbondo Dipolisikan 

Ilustrasi
Ilustrasi
Situbondo,reportasenews.com – Dwi Desta Hendra Mudianto (36) warga Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, Situbondo, dilaporkan ke Mapolres setempat, lantaran membobol ATM BTPN  milik seorang kakek bernama Buchari (79), asal Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.
Tragisnya, dalam melakukan aksi penipuan dan membobol ATM milik pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan nominal sebesar Rp.3,9 juta lebih, terlapor berdalih untuk mempercepat pengajuan pinjaman korban ke BTPN Situbondo.
Nasib apes yang dialami korban Buchari itu, berawal saat terlapor mendatangi korban di rumahnya pada 1 Pebruari 2020 lalu. Saat itu, terlapor pinjam milik korban. Buchari, dengan dalih untuk persyaratan  pengajuan pinjaman kredit ke BTPN Situbondo, sehingga tanpa perasaan curiga korban langsung menyerahkan kartu ATM miliknya kepada terlapor.
Ironisnya, saat korban hendak mengambil uang  gaji pensiunan di Kantor BTPN Situbondo, ternyata diketahui saldo uang di kartu ATM miliknya hanya sisa  sebesar Rp.5,500 ribu. Padahal, sebelumnya saldo uang di ATM milik korban  sebesar Rp.4,6 juta lebih.
Mengetahui saldo uang di ATM miliknya berkurang, salah seorang kerabat korban langsung menanyakan kepada petugas BTPN Situbondo, ternyata uang di ATM milik korban ditarik oleh terlapor tanpa sepengetahuan korban.
Nur Sofi Hidayah (24), salah seorang cucu korban Buchari mengatakan, karena terlapor melakukan penipuan dengan modus hendak membantu kakeknya, sehingga dirinya melaporkan kasus penipuan dan penggelapan uang ini ke Mapolres Situbondo.
“Saya terpaksa melaporkan kasus ini ke Mapolres Situbondo, karena terlapor tega menipu kakek saya,”kata Nur Sofi Hidayah, Minggu (9/2/2020).
Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Ali Nuri membenarkan laporan penipuan dan penggelapan, dengan terlapor Dwi Desta Hendra Mudianto, untuk mendalami kasus penipuan dan penggelapan tersebut, penyidik akan memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangannya.
“Jika dalam proses penyidikan terbukti, dia akan dijerat dengan pasal 378 dan pasal 372 KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal selama 4 tahun,”ujar Iptu Ali Nuri.(fat)



Loading Facebook Comments ...