Search

BP POM Tarik Mi Instan Asal Korea yang Mengandung Babi

BP Pom sedang menguji makanan
BP Pom sedang menguji makanan

Jakarta, reportasenews.com – Setelah melakukan pengambilan sampel dan pengujian terhadap beberapa produk mi instan asal Korea, BP Badan POM mengumumkan telah meminta importir untuk menarik produk tersebut dari pasaran, Minggu (18/6/2017).

Dari beberapa produk yang telah dilakukan pengujian terhadap parameter DNA spesifik babi, beberapa produk yang diimpor oleh PT Koin Bumi itu menunjukkan positif (+) terdeteksi mengandung DNA babi. Produk-produk itu antara lain, Samyang, Mi Instan U-Dong dengan kode BPOM RI ML 231509497014; Nongshim, Mi Instan (Shim Ramyun Black) dengan BPOM RI ML 231509052014; Samyang  Mi Instan Rasa Kimchi        BPOM RI ML 231509448014; Ottogi, Mi Instan (Yeul Ramen) BPOM RI ML 231509284014.

Dalam pengumuman tersebut, BP Pom mengaskan,  pencabutan itu dilakukan  karena produk-produk tersebut melanggar peraturan Kepala Badan POM Nomor 12 Tahun 2016, yakni pangan olahan yang mengandung bahan tertentu yang berasal dari babi harus mencantumkan tanda khusus berupa tulisan “MENGANDUNG BABI” dan gambar babi berwarna merah dalam kotak berwarna merah di atas dasar warna putih.

Badan POM terus mengimbau pelaku usaha agar selalu menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan usahanya. Di sisi lain,  masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan melaporkan ke #HALOBPOM 1500533 apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan terkait peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan.

“Masyarakat harus menjadi konsumen cerdas dengan selalu #CekKLIK. Pastikan kemasan dalam kondisi baik, cek informasi produk pada labelnya, pastikan memiliki Izin edar Badan POM, dan pastikan tidak melebihi masa Kedaluwarsa,” imbau BP POM melalui siaran pers tersebut.

Masyarakat dapat mengecek legalitas produk Obat dan Makanan melalui website Badan POM atau aplikasi android CekBPOM.(han)




Loading Facebook Comments ...