Search

Bunuh Istrinya, Yeremia Terancam 15 Tahun Penjara Hingga Hukuman Mati

Yerimia, tersangka pembunuh istrinya teracam hukuman 15 tahun penjara. (foto:ltf)
Yerimia, tersangka pembunuh istrinya teracam hukuman 15 tahun penjara. (foto:ltf)

Depok,reportasenews.com  – Anggota Polresta Depok bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus Yerimia (31) di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Senin (13/8/2018) dini hari. Yerimia merupakan pembunuh sang istri, Risma Sitinjak (30) dalam rumah kontrakan di Jalan Ciherang RT05/05 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok yang jasadnya ditemukan membusuk pada Sabtu (11/8/2018).

“Setelah ditemukan tanggal 11 Agustus sekira 21.30 WIB, kami curiga karena korban memiliki suami dan tak diangkat saat dihubungi. Kami liat dari autopsi ada yang tidak wajar,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro, Selasa (14/8/2018).
Berdasarkan keterangan tersangka, kata Bintoro, pembunuhan tersebut dikarenakan oleh rasa cemburu. Sebab korban yang juga istri pelaku diduga berselingkuh dengan pria berinisial BJ dan seorang pria yang pernah menjadi mantan pacar korban.
“Sebelum pembunuhan Kamis 9 agustus 2018 ada cekcok antara pelaku dengan korban karena korban dekat dengan saksi BJ. Korban kepergok ada laki-laki berinisial BJ sering ke rumah dan ada mantan pacar pada maret ketauan boncengan motor, pelaku juga sempat pisah ranjang,” terangnya.
Perselingkuha itulah yang membuat tersangka gelap mata dan menyerang korban dengan cara membeturkan kepala korban ke tembok dan mencekik korban, sehingga korban mengalami luka pendarahan di bagian belakang kepala dan luka cekikan. Hal itu membuat korban sekarat dan pelaku meninggalkan korban tanpa membawa ke Rumah Sakit (RS).
“Akibat cekcok, korban penganiayaan dicekik pakai tangan dan dibenturkan ke tembok, pelaku liat korban masih setengah hidup, pelaku masih marah korban bukan di bawa ke rumah sakit malah di tinggal oleh pelaku ke wilayah Bogor,” jelasnya.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi menyimpulkan adanya keterlibatan sang suami dalam pembunuhan itu, oleh karenanya dari sejumlah keterangan saksi polisi bergerak dan menangkap pelaku di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

“Setelah kita tau hasil autopsi ada gak wajar pendarahan di otak kita mencari tau berdasarkan tim gabungan kita tangkap di bogor gunung putri. Pelaku bersembunyi di rumah saudara pelaku,” tuturnya.

Tanpa perlawanan, tersangka diringkus anggota saat tertidur lelap di rumah saudara dan langsung dibawa ke Polresata Depok.

“Atas peristiwa tersebut tersangka dijerat Pasal 338 dan 340 KUHP yang dimana ancaman 15 tahun penjara, seumur hidup hingga hukuman mati,” tandasnya. (jan/ltf)




Loading Facebook Comments ...