Search

Bupati Dadang,  Forkopimda,  Elemen Masyarakat Situbondo, Sepakat Tolak Persekusi dan Anti Hoax

Bupati Dadang Wigiarto, Kapolres AKBP Sigit Dany Setiyono, anggota Forkopimda Situbondo, dan seluruh  elemen masyarakat  Situbondo melakukan deklarasi menolak persekusi dan anti  hoax. (foto:fat)
Bupati Dadang Wigiarto, Kapolres AKBP Sigit Dany Setiyono, anggota Forkopimda Situbondo, dan seluruh elemen masyarakat Situbondo melakukan deklarasi menolak persekusi dan anti hoax. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada Juli  Tahun 2018 mendatang, Polres Situbodo mulai melakukan upaya pengamanan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Salah satunya, dengan memotori kesepakatan menolak tindakan persekusi dan anti hoax.

Kesepakatan   bersama  menolak tindakan persekusi dan anti hoax itu, tidak hanya dilakukan   Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono,  anggota Forkopimda, namun juga melibatkan berbagai unsur di Situbondo, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama FKUB, serta sejumlah komuntas, perwakilan sejumlah pondok pesantren, dan elemen masyarakat yang lain.

Bahkan, Bupati Situbondo  DadangWigiarto,  juga melakukan  kesepakatan dan deklarasi  bersama untuk  menolak tindakan  persekusi dan anti hoax, yang dikemas dalam Forum Grup Diskusi (FGD) di Mesjid Al-Asykar milik Polres Situbondo.

Usai membaca deklarasi bersama,  Bupati Dadang Wigiarto, Kapolres AKBP Sigit Dany Setiyono, anggota Forkopimda Situbondo,    dan seluruh  elemen masyarakat  Situbondo, mereka menandatangani kesepakatan bersama   menolak tindakan persekusi dan anti hoax.

Kapolres Situbondo  AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, jika  kegiatan deklarasi  menolak tindakan persekusi dan anti hoax. Ini dilakukan  untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di Situbondo,  menjelang pelaksanaan  pesta demokrasi Pilgub Jawa Timur  Tahun2018.

”Karena menjaga kondusifitas daerah, salah satunya  adalah harus menyamakan   bersama semua elemen masyarakat di Situbondo, dengan  cara  melakukan deklarasi dan kesepakatan bersama menolak tindakan persekusi dan anti hoax,”kata AKBP Sigit Dany Setiyono, Selasa (13/3).

Menuutnya, kesepakatan bersama menolak tindakan persekusi dan anti hoax  sengaja dilakukan, karena selama  ini, banyak status kritikan di media sosial berujung pada persekusi. Yakni perlakuan buruk atau penganiayaan secara sistematis, baik oleh individu atau kelompok, terhadap individu atau kelompok lain.
“Oleh karena itu, kejadian-kejadian seperti ini harus kita cegah bersama. Persekusi bukanlah solusi,”katanya.

AKBP Sigit Dany menambahkan, dengan dukungan semua elemen masyarakat di Kabaupaten Situbondo diharapkan,  dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar lebih bijak bersosial media, agar warga  Situbondo tidak menulis  sesuatu yang menyakiti pihak lain, termasuk dalam menyambut pelaksanaan Pilkada yang diagendakan pada Juli Tahun 2018 mendatang.

Bupati Dadang Wigiarto, Kapolres AKBP Sigit Dany Setiyono, Dandim 0823 Situbondo Letkol Ashari, Kepala  Kantor Kemenag Situbondo, ketua MUI Situbondo KH Syaiful Muhyi, mereka melakukan deklarasi menolak persekusi dan anti  hoax.

Sejumlah elemen masyarakat Situbondo yang melakukan  deklarasi bersama menolak tindakan persekusi dan anti hoax. Masing-masing adalah,  ketua MUI Situbondo KH Syaiful Muhyi, ketua DMI Situbondo, FKUB, Pengda Muhammadiyah, Al-Irsyad, PCNU, tokoh agama, tokoh masyarakat, GP Ansor, Banser.(fat)

 




Loading Facebook Comments ...