Search

Bupati Dadang Wigiarto, Membuka Perayaan Imlek Cap Go Meh 

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Minggu (11/3) malam,  membuka secara resmi perayaan Imlek 2569 atau Cap Go Meh, yang diselenggarakan oleh paguyuban warga Situbondo,  yang tergabung komunitas Hoaren. (foto:fat)
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Minggu (11/3) malam, membuka secara resmi perayaan Imlek 2569 atau Cap Go Meh, yang diselenggarakan oleh paguyuban warga Situbondo, yang tergabung komunitas Hoaren. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Minggu (11/3) malam,  membuka secara resmi perayaan Imlek 2569 atau Cap Go Meh, yang diselenggarakan oleh paguyuban warga Situbondo,  yang tergabung komunitas Hoaren.

Pantauan Reportasenews.com dilapangan, perayaan  Imlek atau Cap Go Meh Tahun 2018 di Situbondo,  diawali dengan parade mobil Jeep kuno yang membawa rombongan barongsai dari halaman depan Mapolres Situbondo menuju Jalan Irian Jaya Situbondo, sebagai tempat acara perayaan Imlek.

Selain itu, perayaan Cap Go Meh Tahun 2018  di Situbondo,  juga diawali dengan parade berbagai komunitas motor kuno di Kota Situbondo, yang dilanjutkan dengan pertunjukan barongsai. Praktis, kegiatan perayaan Imlek itu langsung mendapat aplaus dari berbagai elemen masyarakat di Kota Situbondo.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dadang Wigiarto mengatakan, jika perayaan  Imlek tidak ada hubungannya dengan perayaan agama, karena yang ditampilkan seni budaya barongsai, yang merupakan seni budaya  para lelulur warga Tionghoa.”Namun, jka orang berpikir sempit melihat perayaan Imlek ini, maka akan dibenturkan dengan isu agama. Padahal, kalau kita amati bersama, perayaan Imlek atau Cap Go Meh adalah bagian dari tradisi peninggalan nenek moyang saudara-saudara kita warga Tionghoa Situbondo,”Kata Bupati Dadang Wigiarto, Minggu (11/3)

Bupati Dadang menegaskan, salah satu faktor pendukung kemajuan suatu bangsa atau negara adalah, adanya kekompakan dan saling menghargai satu sama lainnya.”Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Situbondo, agar saling menghargai atau menjaga kerukunan antar umat beragama, karena selama ini, kerukunan antar umat beragama, sudah  terjalin dengan baik di Kabupaten Situbondo,”imbuhnya.

Lebih jauh Bupati Dadang menambahkan, dengan pertunjukan barongsai yang mewujudkan adanya berbagai budaya seni di Kabupaten Situbondo, pihaknya berharap kepada semua elemen masyarakat untuk mendukung kunjungan wisata yang dicanangkan tahun 2019 mendatang. “Dengan kebersamaan dan kekompakan ini, saya minta masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut tahun kunjungan wisata yang dicanangkan pada Tahun 2019 mendatang,”imbau Bupati Dadang.

Sementara itu, Kapolres AKBP Sigit Danny Setiyono mengatakan, jika  perayaan Imlek 2569 dan Cap Go Meh Tahun 2018, dengan tema “Budaya Tionghoa Budaya Nusantara, Kami Situbondo” merupakan salah satu kegiatan yang dapat mempererat hubungan persaudaran dalam suatu perbedaan. “Dalam kegiatan ini masyarakat bisa menyatu dan berbaur tanpa melihat adanya perbedaan satu dengan yang lainnya,” kata AKBP Sigit Dany Setiyono.

Hadir dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh Tahun 2018 di Situbondo, Bupati Dadang Wigiarto, Kapolres AKBP Sigit Dany Setiyono, Dandim 0823 Letkol Ashari, Ketua MUI KH Syaiful Muhyi, dan sejumlah tokoh dari berbagai agama di Kabupaten Situbondo.(fat)




Loading Facebook Comments ...