Search

Bupati Dadang Wigiarto, Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Kecamatan Banyuputih

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto beserta rombongan mengunjungi desa yang terkena banjir bandang. (foto:fat)
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto beserta rombongan mengunjungi desa yang terkena banjir bandang. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Paska terjadinya  banjir bandang yang menerjang ratusan rumah warga  empat dusun di dua desa di Kecamatan Banyuputih,  Bupati Situbondo Dadang  Wigiarto, meninjau  lokasi banjir bandang tersebut ,  Jumat (9/3).

Kunjungan Bupati Dadang Wigiarto beserta Gatot Siswoyo, Kepala  DPU-PR, Lutfi Joko Prihatin Kepala Dinsos dan Taufik Hidayat, Kepala BPBD Kabupaten Situbondo untuk memastikan penanganan darurat bencana, Bupati.

Selain meninjau langsung  sejumlah lokasi banjir bandang pada dua desa di Kecamatan Banyuputih, Bupati Dadang Wigiarto juga memberikan bantuan sembako dan bantuan  uang tunai kepada  korban terdampak banjir bandang tersebut.

“Ini dilakukan,  dengan tujuan untuk memastikan  sejumlah titik terdampak banjir bandang yang dipilih sebagai tempat  penanganan darurat,  karena ini  menyangkut kebutuhan mendesak,” kata Bupati Dadang Wigiarto, Jumat (9/3).

Menurut Bupati Dadang, peninjauan langsung lokasi banjir bandang ini,  untuk mengetahui langsung kondisi masyarakat terdampak banjir bandang, agar mereka dapat memperoleh standarisasi kehidupan layak dan cepat.

Bupati Dadang menambahkan, jika kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui secara langsung fasilitas umum yang bisa diselesaikan dengan tanggap darurat. Pada  hari ini secara administrasi sudah dimulai dilakukan, dan pada Sabtu (10/3) dan Minggu (11/3) dilakukan pendataan jumlah kerugian akibat banjir bandang. Sedangkan pada hari Senin (12/3) mendatang akan dilakaukan  action,  untuk menggunakan dana APBD dalam rangka menyelesaikan tanggap darurat pasca bencana tersebut.

“Namun,  untuk yang tidak  dapat  ditangani mengunakan dana tanggap darurat pasca bencana, kami akan   lakukan perencanaan bersama kepala desa, camat dan pemangku kepentingan yang lain,”pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan rumah pada empat dusun di dua desa di Kecamatan Banyuputih, terendam air bercampur lumpur, dengan ketinggian air antara 70 hingga 100 centimeter. bahkan, akibat diterjang banjir bandang, dua rumah hanyut, tiga lainnya mengalami rusak berat, dan sebanyak 32 hektar tanaman padi, cabe siap juga terendam banjir.(fat).




Loading Facebook Comments ...