Search

Bupati Gresik Putuskan Ubah Jam Apel ASN

Bupati Sambari bersama Wabup Qosim saat mengumpulkan para pejabat di lingkungan Pemkab Gresik. (foto: dik)
Bupati Sambari bersama Wabup Qosim saat mengumpulkan para pejabat di lingkungan Pemkab Gresik. (foto: dik)

Gresik, reportasenews.com – Berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh tim disiplin Pemkab Gresik,  Bupati Sambari memutuskan untuk mengubah jam apel Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat pagi. Semula apel pagi khusus hari jumat pada jam 06.30 menjadi jam 07.00 WIB. Perubahan ini berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Bupati Gresik  Sambari Halim Radianto.

Apel pagi untuk ASN Pemkab Gresik dilakukan pada setiap hari Senin dan Jumat. Pada apel pagi tersebut, ada pelaporan absensi tiap organisasi. Ternyata setiap hari Jumat jumlah kehadiran ASN agak tinggi dibanding hari lainnya.

Selain apel pagi, ASN Pemkab Gresik setiap hari juga diwajibkan melaksanakan apel elektronik, datang pagi jam 07.00 dan pulang sore jam 15.30 WIB. Namun pada setiap jumat, apel pagi dilaksanakan pada jam 06.30. Ada konsekwensi yang diterima ASN apabila ada keterlambatan apel pagi berupa pengurangan tunjangan.

“Data absensi yang dilaporkan saat apel pagi ASN pada Jumat ini sebanyak 111 karyawan yang tidak hadir apel. Ternyata setelah saya cek di data absensi elektronik, tercatat ada 238 ASN yang tidak hadir tepat waktu” ujar Bupati saat mengumpulkan para Pejabat Pemkab Gresik secara mendadak.

Hari ini, Jumat (1/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB, Bupati Sambari memang secara mendadak mengumpulkan seluruh Pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Gresik. Mereka para Pejabat eselon II, III dan IV dikumpulkan dalam barisan di halaman kantor Bupati Gresik.

Pada kesempatan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati (Wabup) Gresik H Mohammad Qosim mengatakan, dirinya mengajak para ASN Pemkab Gresik ini untuk disiplin.

“Ayo semakin ke sini kita harus meningkatkan kedisiplinan. Ini demi kebaikan kita bersama. Upaya saya ini bukan saya ini butuh pencitraan atau peningkatan elektabilitas. Namun ingin memperbaiki dalam pelayanan masyakakat. Mari kita laksanakan tugas ini dengan hati yang jujur, sabar dan ikhlas” pinta Bupati Sambari penuh harap.

Dikumpulkannya para pejabat ini, menurut Bupati agar mereka dapat mendisiplinkan anak buahnya. Kasi dan Kasubag harus tau persis jumlah stafnya yang hadir. Para kabid harus tahu juga jumlah bawahannya yang hadir. Sedangkan para Kepala OPD harus tahu berapa jumlah anak buahnya yang hadir atau yang tidak hadir.

“Setiap pagi para kepala OPD harus cek jumlah seluruh karyawan yang hadir dan tidak hadir. Dan para pejabat dibawahnya juga harus tahu jumlah kehadiran maupun alasan ketidak hadiran. Untuk ASN yang mendapat tugas di luar kantor dan di dalam kota. Harus datang ke kantor lebih dahulu untuk absensi,” tandas Bupati.

Sementara Wabup Gresik mengingatkan, bahwa kalau sudah berkomitmen jam 07.00 dan pulang diundur sampai jam 15.30 maka semuanya harus patuh.

“Mari kita hormati komitmen ini, dan Pak Bupati segera mengubah Peraturan Bupatinya. Tapi aturan ini harus kita mulai sekarang. Semoga tidak adalagi ASN yang terlambat dan semakin hari semakin baik” tegas Wabup Qosim.

Sementara, Ardian Didik Kisnaningtyas salah seorang ASN Pemkab Gresik yang tinggal di Menganti mengaku merasa bersyukur. Staf Bagian Humas ini mengaku setiap Jumat, dia selalu berangkat sangat pagi untuk menghindari kemacetan.

“Dengan apel masuk jam 07.00 WIB, maka saya lebih bisa melakukan kegiatan pagi seperti ibu-ibu yang lain. Semoga ke depan data absensi saya bisa serratus persen,” ungkapnya. (dik)




Loading Facebook Comments ...