Search

Bursa Inovasi Desa, Sejumlah Desa di Teluk Pakedai Siap Berinovasi

Suasana Bursa Inovasi Desa. (foto:das)
Suasana Bursa Inovasi Desa. (foto:das)

Kubu Raya, reportasenews.com – Empat belas desa di Kecamatan Teluk Pakedai terus berbenah. Lima tahun berjalan Dana Desa yang terserap perlahan namun pasti  telah memberikan dampaknya bagi masyarakat.

Sebagai  yang memliki jarak yang jauh dari pusat kabupaten, ditambah dengan kondisi geografis berupa kawasan pesisir dandikelilingi Sungai Kapuas dan anak Sungai Kapuas, pembangunan desa di Kecamatan Teluk Pakedai lima tahun terakhir  masih berkutat di pembangunan infrastruktur, utamanya infrastruktur  jalan dan pendukungnya.

Kondisi ini perlahan berubah, seiring dengan bertambahnya informasi bagi pemerintah desa dan masyarakat desa tentang dan pemberdayaan yang dapat didanai oleh Dana Desa. Salah satu sumber informasi tersebut adalah Bursa InovasiDesa (BID).

Senin (22/7) kemarin,  Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) KecamatanTeluk Pakedai menghelat Bursa Inovasi Desa (BID).

Berbeda dengan  tahun-tahun sebelumnya dimana BID dilaksanakan di Kabupaten, tahun ini BID dilaksanakan di Kecamatan. Mengusung tema “Semangat Kekeluargaan dan Inovasi untukMewujudkan Desa Mandiri”, TPID Kecamatan TelukPakedai optimis  kegiatan BID akan menghasilkan output positif bagi desa.

“Pelaksanaan BID yang difokuskan di setiap kecamatan memungkinkan desiminasi informasi tentang kegiatan inovasidari menu bursa yang disediakan akan lebih maksimal. Sehingga nantinya  komitmen replikasi desa terhadap kegiatan inovasiakan lebih banyak dan sesuai dengan kebutuhan desa,” kata ketua panitia BID, Mustar.

Camat Teluk Pakedai, Rasudi, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya berpesan  agar kegiatan BID tidak berhenti pada formalitas dokumen komitmen saja, tetapi harus ditindaklanjuti dalam musyawarah  desa sehingga nantinya didanai dalam APBDES 2020.

 “Waktu pelaksanaan BID kali ini tepat dengan jadwal perencanaan  desa. Setelah ini, komitmen replikasi yang kitahasilkan hari ini harus kita kawal. Agustus sampai dengan September  nanti kita akan melihat kegiatan-kegiatan inovasi dalam dokumen RKPDES untuk pembangunan tahun 2020,” jelasnya.

Ia mengharapkan kegiatan yang direplikasi nantinya  dapat berdampak bagi masyarakat. Kegiatan BID juga diharapkan dapat mendorong kemandirian desa.

Desa-desa yang baru diukur indeks kemandiriannya lewat IDM tahun 2019 diharapkan dapat menaikkan nilainya dengan replikasi dari menu BID ini.

“Jangan sampai ada desa yang turun IDM dari tahun sebelumnya, seharusnya dapat meningkat. Jika aspek-aspek dalam IDM tersebut menjadi pedoman dalam pembangunan dan pemberdayaan di desa, maka desa kemandiriannya” imbuhnya.

Di akhir acara, panitia merilis 32 kegiatan inovatif yang menjadi komitmen desa untuk direplikasi dalam APBDES tahun 2020.

Kegiatan tersebut tersebar pada 2 kegiatan untuk menu infrastruktur, 20 kegiatan untuk menu kewirausahaan dan 12 kegiatan untuk menu sumber daya manusia. (das)




Loading Facebook Comments ...