Search

Buru Satwa Liar, Dua Warga Diamankan Polhut  Kawasan Hutan TNB Situbondo 

Dua tersangka pemburu satwa liar diamankan polisi. (foto:fat)
Dua tersangka pemburu satwa liar diamankan polisi. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Tertangkap tangan berburu satwa yang dilindungi, yakni berburu rusa  di kawasan hutan Taman Nasional Baluran (TNB)  Situbondo, dua orang warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, ditangkap oleh Polisi Hutan (Polhut).
Dua orang  tersangka pemburu satwa liar yang berhasil ditangkap di rumahnya oleh Polhut di kawasan hutan Taman Nasional Baluran (TNB) Situbondo. Mereka adalah, Totok Adi (50), dan Sumaliyanto (36), keduanya warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
Selain itu, petugas Polhut juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa daging rusa seberat 67,5  kilogram, yang dibungkus lima tas kresek,  lima tanduk rusa, dua tanduk rusa diantaranya masih baru,  dan tas punggung berwarna merah.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, petugas Polhut kawasan hutan TNB  Situbondo, selanjutnya menyerahkan kedua tersangka pemburu satwa liar  dan sejumlah barang bukti tersebut ke Mapolsek Bayuputih, Situbondo.
Diperoleh keterangan, penangkapan terhadap dua tersangka pemburu satwa liar itu, berawal adanya informasi perburuan satwa liar jenis rusa di kawasan hutan TNB Situbondo, Jawa Timur.
Mendapat informasi tersebut, dua petugas Polhut TNB Situbondo, Resi Suworo (53) dan Birowo (38), kedua Polhut tersebut langsung membututi kedua pemburu satwa liar tersebut hingga ke rumahnya.
Bahkan, barang yang dibawa dari kawasan hutan diperiksa, ternyata petugas Polhut mendapati daging rusa seberat 67,5 kilogram dan lima tanduk rusa. Selanjutnya, kedua tersangka dan sejumlah barang bukti itu langsung digelandang ke Mapolsek Banyuputih, Situbondo.
Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan,  adanya penangkapan dua tersangka pemburu satwa liar oleh petugas Polhut TNB Situbondo, Jawa Timur.
“Untuk pengembangan kasusnya, kedua tersangka masih diminta keterangannya oleh penyidik. Bahkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua terangka langsung dijebloskan ke sel Mapolsek Banyuputih,”kata Iptu Nanang Priyambodo, Sabtu (8/9/2018).
Iptu Nanang menegaskan, jika kedua tersangka terbukti, keduanya akan dijerat dengan pasal 21 ayat (2) huruf a dan atau huruf b Juncto  pasal 40 ayat (2) UU. R.I nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...