Search

Buya Syafii Maarif Kecewa, Langsung Temui Pelaku Penyerangan Gereja St Lidwina Bedog

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Buya Safii Maarif menenemui Suliono, tersangka penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog Sleman, yogyakarta
Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Buya Safii Maarif menenemui Suliono, tersangka penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog Sleman, yogyakarta

Yogyakarta, reportasenews.com- Tindak kekerasan yang diduga dilakukan tersangka Suliono kepada umat Gereja Santa Lidwina Bedog Sleman, Yogyakarta saat sedang melakukan Misa, Minggu (11/2/2018) mengakibatkan tiga  orang terluka termasuk Romo Prier SJ. Peristiwa kekerasan ini membuat Buya Maarif sangat kecewa.  Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Buya Syafii Maarif langsung menemui tersangka pelaku penyerangan yang sedang dirawat di RS Bhayangkara Yogyakarta.

Tersangka Suliono adalah warga Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang menyerang umat gereja Santa Lidwina dengan pedangnya, masih terbaring lemah di atas tempat tidur rumah sakit polri. Namun Suliono masih bisa mendengar dan mau menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan Buya Maarif.

Dari hasil pertemuan Buya Maarif dengan tersangka Suliono, akhirnya media dapat memperoleh informasi bagaimana kondisi terakhir tersangka Suliono.

Berikut wawancara Buya Maarif dengan media :

Buya Syafii Maarif (BSM) : Dia (tersangka Suliono)  bisa bahasa Arab. Baca ayat ayat dia juga tahu.

Media : Apakah Buya langsung bertemu tersangka?

BSM : Sempat menjenguk langsung pelaku penyerangan gereja.

Media: Apa motif tersangka menyerang ?

BSM: Dia sadar, bisa ngobrol-ngobrol, lama tadi.

Media: Bagaimana kondisi fisik tersangka itu?

BSM: Dikakinya juga masih ada timah panas, belum dicabut.

Media: Apa penilaian Buya terhadap tersangka?

BSM: Kecewa atas kejadian tersebut. Menghimbau polisi agar mengusut tuntas kasus ini. Harus ditelusuri betul siapa orangnya, apakah ada kelompok atau bergerak sendiri.

Media :  Motifnya apa ?

BSM : Padahal suasana setempat kondusif. Selama ini nggak ada persoalan.

Pukul 15.30 Buya Maarif langsung meninggalkan rumah sakit.

Buya Syafii Maarif meninggalkan Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta usai menemui tersangak Suliono. Foto istimewa

Buya Syafii Maarif meninggalkan Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta usai menemui tersangak Suliono. Foto istimewa

Ditempat yang terpisah Kapolres Sleman AKBP Firman Lukmanul Hakim menjelaskan, motif pelaku melakukan penyerangan  belum tahu dan kami tidak mau mereka-reka. Kita akan melakukan penyelidikan.
“Sedang kita periksa. Apakah dia gangguan jiwa atau tidak, belum tahu. Sementara waktu kita lihat kejadian yang ada, bahwa ada kasus kekerasan yang membuat orang terluka,” kata Kapolres Sleman sambil meninggalkan awak media (win)




Loading Facebook Comments ...