Search

Cagub Khofifah : Jatim Butuh Program Padat Karya Berantas Pengangguran

Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sat berkunjung ke Pabrik Rokok Sampoerna, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (22/2). (Foto: Dif)
Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sat berkunjung ke Pabrik Rokok Sampoerna, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (22/2). (Foto: Dif)

Malang, reportasenews.com – Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa Jatim membutuhkan program dan industri padat karya karena banyak buruh perempuan menjadi tulang punggung keluarga. Mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan.

“Income keluarga bergantung pada mereka yang bekerja di sini,” katanya saat dialog dengan para buruh pabrik dan pedagang pasar tradisional di Malang, Kamis (22/2).

Khofifah juga meminta pada pemerintah untuk memetakan sedetail mungkin terhadap perusahaan padat modal dan padat karya. Hal itu penting, sebab masih banyak jumlah pengangguran di Jatim.

Dirinya juga sudah banyak bertemu dengan para pengusaha yang berkomitmen padat karya. “Struktur angkatan kerja skill tinggi padat modal. Skill menengah ke bawah harusnya padat karya. Masih banyak pengusaha berkomitmen padat karya meskipun ada yang memilih padat modal,” bebernya.

Di Kota Malang, Khofifah mengunjungi para pedagang di Pasar Subuh Kabalen, Kota Malang. Selanjutnya ia ke Pasar Blimbing, berkomunikasi dengan pedagang terkait permasalahan pembangunan pasar setempat.

Setelah itu ke Pasar Singosari, Kabupaten Malang, lalu bertemu dengan buruh pabrik rokok dan pelaku UMKM di sentra produk makanan ringan Mergosono.

Di Kota Batu, ia bertemu para seniman dan tokoh budaya kota setempat, termasuk bersilaturahmi dengan tokoh agama. Sehari sebelumnya, ia berkunjung ke Blitar, bertemu dengan para pedagang serta ziarah ke makam mantan Presiden Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar. (dif)




Loading Facebook Comments ...