Search

Catut Nama Kiai, Pemilik Akun FB Max Sahawi Dharmawan Dipolisikan 

Simpatisan para  kiai di Kota Situbondo melaporkan Pemilik akun Facebook (FB) Max Sahawi Dharmawan, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, (foto:fat)
Simpatisan para kiai di Kota Situbondo melaporkan Pemilik akun Facebook (FB) Max Sahawi Dharmawan, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, (foto:fat)
Situbondo,reportsaenews.com – Gara-gara memposting tentang isu gempa yang mencatut nama Kiai terkemuka di Kota Situbondo, pemilik akun Facebook (FB) Max Sahawi Dharmawan, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, dengan pelapor simpatisan para  kiai di Kota Situbondo, Kamis (18/10/2018).
Dalam laporannya ke SPKT Polres Situbondo, pelapor mengatakan jika akun FB Max Sahawi Dharmawan telah memposting tentang gempa dengan cara mencatut nama seorang kiai dalam postingannya, sehingga postingan tentang gempa tersebut  meresahkan warga Kabupaten Situbondo.
Hafid Yusik selaku koordinator simpatisan kiai di Kota Situbondo mengatakan, pihaknya terpaksa melaporkan pemilik akun FB Max Sahawi Dharmawan. Sebab, meski pihaknya menyuruh menghapus postingan tentang gempa yang mencatut nama KHR Cholil As’ad, pengasuh Ponpes Wali Songo, Situbondo.
“Namun, pemilik akun FB Max Sahawi  diketahui tidak menghiraukan himbauan tersebut, sehingga kami bersama teman-teman simpatisan melaporkan kasus ini ke Mapolres Situbondo,”ujar Hafid Yusik, usai diperiksa sebagai pelapor oleh penyidik Satreskrim Polres Situbondo, Kamis (18/10/20018).
Menurutnya, pemilik akun FB Max Sahawi itu dilaporkan karena melakukan pencemaran nama baik melalui media sosial (Medsos) FB, sesuai dengan Undang-undang nomor 11 Tahun 2018 pasal 27 ayat (1) tentang  Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
“Pemilik akun FB ini sudah seringkali melakukan pencemaran dan menghina Kiai Cholil As’ad, sehingga untuk memberikan efek jera kami melaporkan kasus ini ke Mapolres Situbondo,”beber Hafid Yusik.
Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan laporan pencemaran nama baik, dengan terlapor pemilik akun FB Max Sahawi Dharmawan.”Untuk mendalami kasus pencemaran nama baik melalui Medsos FB, penyidik Satreskrim Polres Situbondo akan memanggil terlapor untuk diminta keterangannya,”terang Iptu Nanang Priyambodo.
Seperti diberitakan sebelumnya, paska gempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Situbondo sepekan lalu. Kembali  warga Kabupaten  Situbondo, Jawa Timur  diresahkan dengan beredarnya kabar hoax tentang gempa bumi  melalui  grup Whatsapp (WA) dan Medsos Facebook (FB).
Namun, untuk meyakinkan warga Kabupaten Situbondo,   pembuat info hoax dan menyesatkan itu sengaja mencatut nama salah  seorang kyai kharismatik di Kabupaten Situbondo.(fat)



Loading Facebook Comments ...