Search

Cegah Penyebaran Covid-19 Dalam Lapas, 150 Napi Rutan Gresik Dibebaskan 

Para napi yang dibebaskan dari Rutan kelas II B Kabupaten Gresik langsung sujud syukur.  (foto:dik)
Para napi yang dibebaskan dari Rutan kelas II B Kabupaten Gresik langsung sujud syukur.  (foto:dik)
Gresik, reportasenews.com – Guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di dalam lapas, sebanyak 150 narapidana di Rutan kelas II B Kabupaten Gresik dibebaskan secara bertahap mulai tanggal 1 hingga 7 April 2020.
Pembebasan tersebut mengacu surat keputusan (SK) No 10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran corona virus disease (Covid-19).
Kepala Rutan kelas II B Kabupaten Gresik Mahendra Sulaksana, Jumat (3/4/2020) menjelaskan, narapidana yang dibebaskan melalui asimilasi adalah narapidana yang berkelakuan baik dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan dan aktif mengikuti program binaan dengan baik dan telah menjalani setengah masa tahanan.
“Sedangkan asimilasi bagi anak, dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 3 bulan, aktif mengikuti program pembinaan dan telah menjalani masa pidana paling singkat 3 bulan,” terangnya.
Selanjutnya, narapidana dan anak tidak terkait dengan PP No 99 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas PP No 32 tahun 1999 tentang syarat dan tata pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan yang tidak menjalani subsider serta bukan warga asing.
“Selain mengingat acuan hukum yang ada, pembebasan narapidana ini diberlakukan bagi rutan atau lapas yang ‘overcrowded’ atau jumlah narapidana melebihi kapasitas,” pungkasnya. (dik)



Loading Facebook Comments ...