Search

Cegah Perburuan Satwa liar, BKSDA Kalbar  Terima PenyerahanPuluhan Senjata Api dari Warga  

Balai KSDA Kalimantan Barat menerima penyerahan senjata api rakitan dari warga. (foto:das)
Landak, reportasenews.com – Balai KSDA Kalimantan Barat melalui Seksi Konservasi Wilayah III Resort Serimbu bersama Yayasan Planet Indonesia (YPI) dan Kepolisian Resort Serimbu melakukan sosialisasi dan penyerahan senjata api rakitan yang dimiliki masyarakat Dusun Engkangin, Rabu, (27 /11)
Sebelum acara penyerahan senjata api rakitan, Balai KSDA Kalbar  terlebih dahulu telah berkoordinasi dengan Kapolsek Air Besar  sebagai upaya menekan  perburuan satwa yang dilakukan di CAGN dan sekitarnya.
Hadir dalam acara tersebut Kapolsek Air Besar, Danramin 12 Air Besar, Staf Resort KSDA Serimbu, Camat Air Besar, Babinsa, Babinkamtinas, Sekretaris Desa Engkangin, Manajer PUMK YPI, tokoh adat, tokoh agama, perwakilan pemuda serta masyarakat Desa Engkangin yang berjumlah 95 orang.
Dalam sambutan pengantar sosialisasi, Kapolsek Air Besar R. Doloksaribu menyampaikan bahwa kepemilikan senjata api sudah di atur dalam undang-undang yaitu UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan di perkuat dengan perizinan kepemilikan senjata api diatur dalam Surat Keputusan KAPOLRI No. POL Nomor SKEP/82/II/2004 tentang petunjuk pelaksanaan pengamanan pengawasan dan pengendalian senjata api non organik TNI/POLRI.
Pada sosialisasi ini Kapolsek juga menyampaikan bahwa, kompensasi yang diberikan sebagai wujud apresiasii kepada masyarakat berupa bantuan akses air bersih ini sangat penting untuk kelangsung generasi mendatang. Adanya air bersih akan membuat hidup menjadi sehat dan hidup sehat akan mengakibatkan kecerdasan generasi untuk lebih maju dan berkembang.
Senada dengan apa yang disampaikan Kapolsek Air Besar, Danramil 12 Air Besar Adi Guntoro menyampaikan bahwa upaya penertiban senjata api bertujuan selain untuk ketertiban dan keamanan juga merupakan upaya kelestarian lingkungan.
Komitmen masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak melakukan perburuan maka akan meningkatkan populasi satwa itu sendiri yang berdampak positif terhadap kelangsungan hidup semua makhluk.
Sementara itu  Camat Air Besar,  Herry Sarkinom menyampaikan, masyarakat harus memanfaatkan peluang yang ada, jangan bergantung kepada orang selamanya.
BKSDA bersama YPI bekerjasama tentu tidak akan selamanya, dengan kehadirannya agar dimanfaatkan untuk belajar bagaimana melakukan pertanian organik, dan menanam pohon, buah atau sayuran yang menghasilkan dan berkesinambungan.
Dalam kesempatan terpisah Kepala Balai KSDA Kalbar Sadtata Noor Adi Rahmanta menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi dan penyerahan senjata api rakitan merupakan langkah maju dalam pengelolaan Cagar Alam Gunung Nyiut, dengan diserahkannya senjata yang dimiliki  masyarakat ke pihak berwajib diharapkan dapat menekan angka perburuan satwa liar di Cagar Alam Gunung Nyiut.
Dalam proses penyerahan senjata, masyarakat menandatangani Barita Acara (BA) penyerahan senjata dan surat komitmen untuk tidak melakukan perburuan satwa liar dilindungi khususnya di wilayah Cagar Alam Gunung Nyiut dan sekitarnya. (das)



Loading Facebook Comments ...