Search

Cemburu,  Oknum PNS di Situbondo Aniaya Selingkuhannya

Ilustrasi
Ilustrasi

Situbondo,reportasenews.com – Diduga karena dibakar api cemburu, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial HS (52), warga Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, Situbondo, melakukan penganiayaan terhadap  perempuan selingkuhannya, Rabu (15/1/2020).

Ironisnya, aksi penganiayaan tersebut dilakukan  di tempat kerja    perempuan selingkuhannya  yang berinisial DS, yakni di ruang bagian persidangan di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD)  Kabupaten Situbondo sekitar pukul 10.30 WIB.

Diperoleh keterangan, aksi penganiayaan yang  terjadi di Kantor DPRD Kabupaten Situbondo itu, berawal dengan kedatangan HS ke tempat kerja korban DS di ruang  persidangan di Kantor DPRD Kabupaten Situbondo.

Bahkan, begitu datang   HS langsung akan mengambil paksa ponsel milik DS, sehingga terjadi saling tarik   menarik rebutan ponsel dengan DS,  yang juga diketahui  sebagai PNS  dan  bertugas bagian persidangan  di Kantor DPRD Kabupaten Situbondo.

Namun, karena DS tetap mempertahankan ponselnya, sehingga HS yang diketahui  sudah mulai kalap  itu langsung  menyeret tubuh DS  keluar ruangannya. Bahkan, HS menyeret tubuh  DS hingga keluar Kantor DPRD Kabupaten Situbondo, serta memaksa DS masuk ke  dalam mobil milik HS.

Praktis, aksi tarik menarik berebut  ponsel  antara HS dan DS yang berujung dengan aksi penganiayaan  itu mendapat perhatian  para staf di Kantor DPRD Kabupaten Situbondo, dan para tamu yang datang ke  Kantor DPRD Situbondo.

Halim, salah seorang staf bagian persidangan di Kantor DPRD Kabupaten Situbondo mengatakan, pihaknya melihat langsung  pertengkaran dan aksi tarik menarik ponsel antara HS dan DS.”Namun, karena pertengkaran tersebut  diduga karena  masalah pribadi, sehingga saya bersama staf yang lain hanya melihat aksi  tarik-menarik, yang diduga rebutan ponsel,”kata Halim, Rabu

Halim menambahkan, pihaknya tidak melihat secara pasti aksi penganiayaan yang dilakukan HS terhadap DS. Sebab, begitu tubuh  korban DS diseret keluar oleh HS, kedua orang oknum PNS tersebut sudah terlihat lagi.”Saya tidak tahu secara pasti aksi penganiayaan tersebut, saya hanya melihat langsung  keduan rebutan ponsel,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...