Search

Ini Cerita Kapolres Jaktim Soal Foto Kapolda Dengan Pelaku Pembacokan Hermansyah

IMG-20170712-WA0014-01

Jakarta, reportasenews.com – Maraknya viral media sosial terkait kejanggalan foto pelaku pembacokan ahli IT ITB Hermansyah, membuat Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, menjelaskan cerita soal foto Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan yang duduk semeja dengan 2 pelaku tersebut.

Andry menjelaskan, apa yang terjadi dalam foto itu merupakan cara yang dilakukan polisi dalam penyidikan yang disebut sebagai metode triangulasi.

“Dalam penelitian kualitatif seperti polisi lakukan, keabsahan suatu informasi atau fakta bisa diuji dengan metode ini (triangulasi), ada cara observasi, wawancara, dan dokumentasi,” kata Andry kepada wartawan, Rabu (12/7).

Terlihat dalam foto, Andry terlihat duduk di sebelah Iriawan. Menurut Andry, dengan metode penyidikan triangulasi polisi menguji keabsahan data atau informasi terkait dengan pelaku.

“Sehingga dapat dipastikan bahwa tersangka yang ditangkap adalah pelaku dan keterangan yang diberikan berkesesuaian dengan lokasi kejadian maupun alat bukti hukum lainnya,” tegas Andry.

“Demikian pula keterangan tersangka akan diverifikasi dengan membandingkan kondisi bukti-bukti yang diperoleh dan keterangan saksi dan korban,” Andry menambahkan.

Dalam foto tersebut, Iriawan duduk bersama Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, Kapolres Depok Kombes Herry Heryawan, beberapa perwira, dan dua tersangka. Mereka terlihat berbincang di meja yang sama. Di atas meja tersebut terdapat minuman dan makanan. Namun kedua tangan tersangka terikat.

Iriawan sendiri telah memberikan penjelasan perihal foto itu. Iriawan menegaskan itu merupakan hal yang biasa dalam kinerja kepolisian.

“Polri punya prinsip fight the crimes not the person. Yang kita perangi kejahatannya, bukan orangnya. Jadi bersikap humanis kepada tersangka juga harus dilakukan, apalagi tersangka yang kooperatif dan mengaku bersalah,” kata Iriawan.

Foto itu sempat beredar dengan nada tuduhan miring dari para netizen. Padahal cara tersebut dianggap lumrah dilakukan kepolisian.

Senada dengan Andry, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan, foto tersebut biasa saja dan tidak ada perlakuan istimewa terhadap pelaku pembacokan Hermansyah.

“Itu biasa saja, foto itu kan laporan keberhasilan penangkapan oleh anggota kepada atasan (Kapolda Metro Jaya). Dan tidak ada yang diistimewakan. Lha wong pelaku di-keler (ditarik) dan diborgol kok,” ujar Argo kepada reportasenews.com, Rabu sore tadi. (tam)




Loading Facebook Comments ...