Search

Cina Sudah Capek Ditertawakan Dunia Akibat Jeleknya “Chinglish”

Salah satu bentuk konkret "Chinglish" di Cina yang menjadi bahan olokan seluruh dunia
Salah satu bentuk konkret "Chinglish" di Cina yang menjadi bahan olokan seluruh dunia

Cina, reportasenews.com – Siapapun yang pernah ke Cina daratan pasti akan pernah merasakan pusing kepala tujuh putaran membaca tulisan dipapan yang entah ditemukan dijalan, di resto, airport, atau dihotel.

Masalahnya satu, tulisan dipapan itu menterjemahkan bahasa Cina kedalam bahasa Inggris yang sangat jelek dan ngawur artinya. Turis di Cina bukannya malah dipermudah, tapi ujungnya malahan pusing atau mungkin ngakak terbahak-bahak.

ScreenShot015

“Chinglish” atau “China English” menjadikan Cina sebagai bahan tertawaan oleh dunia karena buruknya mereka memahami arti bahasa.

Cina kini sudah muak jadi bahan olokan karena tranlasi Inggris yang begitu buruknya. Kini mereka serius menata terjemahan bahasa Cina ke Inggris.

Cina memperkenalkan standar nasional untuk terjemahan bahasa Inggris dalam upaya menyingkirkan budaya “Chinglish”.

chinglish_signs14

Lelah ditertawakan oleh pengunjung karena terjemahan bahasa Inggrisnya yang hancur lebur, Cina berencana untuk membuat serangkaian panduan nasional yang bertujuan untuk menghapuskan Chinglish untuk selamanya.

Standar terjemahan bahasa Inggris yang baru ini mulai berlaku pada tanggal 1 Desember 2017 – sebuah hari yang gelap dalam 5.000 tahun sejarah bahasa di Cina – untuk meningkatkan kualitas terjemahan bahasa Inggris di 13 arena publik yang berbeda seperti transportasi, hiburan dan obat-obatan. Selain itu, ia akan menyediakan daftar terjemahan standar untuk sekitar 3.500 frasa dan istilah yang umum digunakan.

Standar tersebut dikeluarkan bersama oleh Administrasi Standardisasi dan Administrasi Umum Pengawasan Mutu, Inspeksi dan Karantina dalam upaya yang bertujuan untuk “menghapus terjemahan buruk yang merusak citra negara,” menurut People’s Daily.

chinglish_signs19

Di bawah standar baru, tata bahasa dan kosa kata yang benar akan diprioritaskan sementara konten yang merusak citra Cina atau negara lain akan dilarang, disertai dengan kata-kata “menyakitkan” atau “diskriminatif”. Artinya, kemungkinan tidak akan ada lagi papan petunjuk bertuliskan “Taman Rasis (racist park)” di Beijing yang bisa dikunjungi turis.

Tentu saja, selama bertahun-tahun, Chinglish telah menjadi bagian besar dari pesona hidup di Cina dan banyak orang akan sedih melihat kesalahan terjemahannya.

Tapi mungkin turis memang kesana untuk tertawa sepuasnya melihat kelucuan papan nama dengan tulisan ajaib itu? Jika itu hilang, maka hilanglah “ciri papan nama chinglish disana” (Hsg)




Loading Facebook Comments ...