Search

Cuaca Buruk, Dua Kapal Tugboat Mega 09 dan KLM Arta Jaya Karam di Perairan Kalbar

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran terhadap dua tagboat yang tenggelam di Perairan Ketapang, Kaltim, Akibat cuaca buruk. (foto:das)
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran terhadap dua tagboat yang tenggelam di Perairan Ketapang, Kaltim, Akibat cuaca buruk. (foto:das)
Ketapang, reportasenews.com – Ombak dan cuaca buruk membayangi pencarian empat anak buah kapal ( ABK) tugboat mega 09 yang tenggelam di perairan ketapang sejak 15 Juli 2019. Pencarian terus dilakukan dengan  tiga sektor.
Masing-masing sektor pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiran permukaan hingga radius 168 NM².
Yang melibatkan rigid inflatable boat ( RIB ) Pos SAR Ketapang, satu tugboat Mitra Jaya 18 dan 11 kapal nelayan.
“Akan tetapi hingga petang proses pencarian hari ketujuh ini masih belum menemukan keempat ABK mega 09 yang hilang seminggu silam,” kata Kepala kantor Pencarian dan pertolongan pontianak, Hery Marantika kepada wartawan, Selasa (23/7).
Mengingat pencarian sudah memasuki batas maksimal prosedur yang berlaku, TIM SAR gabungan melakukan mediasi dan mufakat  untuk menghentikan pencarian hingga terdapat tanda keberadaan keempat ABK tersebut.
” Mengingat hari ini merupakan hari ke 9 yang merupakan batas maksimal dalam melaksanakan operasi SAR dan hingga saat ini juga tidak ditemukannya tanda dari keempat ABK tersebut, kami ( TIM SAR ), pihak agen dan perwakilan keluarga korban akan menghentikan pencarian, namun penghentian ini dapat kembali dilakukan jika sewaktu-waktu kembali ditemukannya tanda keberadaan keempat korban ini, “jelasnya.
Sementara itu Kapal Layar Motor (KLM) Arta Jaya karam di perairan Tanjung Sambar, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu (20/7).
KLM Arta Jaya berangkat dari Madura menuju Pontianak. Kemudian, kapal itu dilaporkan tenggelam pada pukul 01.50 WIB.

Kantor SAR dan pertolongan menurunkan tim penyelamat 1 pukul 23.25 WIB pada Sabtu. Kemudian hari ini, Minggu, sekitar pukul 07.00 WIB, juga menurunkan tim penyelamat 2. Karena jauhnya lokasi, tim 1 tiba di lokasi sekitar pukul 03.25 WIB, dan tim 2 tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB hari ini.

“TOB dari kapal layar motor Atmajaya ini berjumlah 25 orang dimana saat kejadian kita meminta kapal Lintas 18 untuk melakukan evakuasi awal saat kapal Lintas 18 ini sedang melintasi sekitar TKP dan berhasil mengevakuasi 23 penumpang namun 2 penumpang lainnya dinyatakan hilang dan sampai saat ini masih dilakukan pencarian tim SAR gabungan dan pihak keluarga. Sampai saat ini cuaca sangat buruk dengan ketinggian ombak 0,7 sampai 1,8 meter, ini yang menjadi kendala dalam operasi pencarian,” ungkapnya.

“Kami mengharapkan doa dan dukungan moriil dari segenap masyarakat maupun dari pihak keluarga agar tim SAR gabungan ini diberi kekuatan dan kemudahan melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan agar operasi ini bisa berjalan cepat, tepat, serta efektif dan efisien,” tambahnya menutup. (das)



Loading Facebook Comments ...