Search

Dampak Isu Corona, Pedagang di Pasar Teratai Terkena Dampaknya Sepi Pembeli

Pasar Teratai . (foto:das)
Pasar Teratai . (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com – Beredarnya pesan elektronik di media sosial yang menyebutkan adanya 4 orang pedagang di Pasar Teratai  reaktif Corona adalah tidak benar, hasil rapid tes yang dilakukan Dinas Kesehatan kota Pontianak yang reaktif bukan pedagang tapi hasil rapid test tersebut terhadap  pengunjung Pasar Teratai.

Akibat beredarnya informasi ini, pedagang mengalami kerugian terutama sepinya pembeli dan menurunnya pendapatan mereka.

“Resahlah, sejak wabah Corona pembeli di pasar sudah turun, ditambah isu yang beredar ada pedagang yang tertular virus Corona di pasar ini menyebabkan pembeli semakin sepi. Hari ini paling sepi dibanding hari sebelumnya, ” ungkap Misriani, pedagang sayuran di Pasar Teratai, Sabtu (2/5).

Meski adanya penurunan pembeli ke pasar Teratai, namun pasar kuliner Takjil Ramadan di pasar ini tetap ramai pembeli.

Sayang masih ada beberapa pengunjung yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah. Namun sebagian besar masyarakat sudah mulai taat menggunakan masker meski physical distancing belum banyak di patuhi.

Sementara Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, menyebutkan saat ini kasus Covid 19 di Kalimantan Barat kembali bertambah, adanya tambahan tujuh kasus menjadikan kasus Covid 19 yang positif di Kalimantan Barat mencapai 68 orang per hari Sabtu (2/5/2020). Sutarmidji meminta masyarakat tidak menganggap remeh kasus Covid 19, karena virus ini penularannya sangat cepat, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit bawaan sangat beresiko tertular karena saat ini banyak kasus orang tanpa gejala (OTG) Corona. (das)




Loading Facebook Comments ...