Search

Data Rekaman di Apple Watch Menjadi Kunci Kasus Pembunuhan

554864-apple-watch-series-3

Australia, reportasenews.com – Perangkat jam pintar Apple dapat merekam semua kondisi pemakainya. Salah satunya adalah fungsi sensor detak jantung yang dapat merekam kondisi kesehatan pengguna. Tanpa diduga, fitur ini juga mampu membantu polisi menangkap para pelaku pembunuhan.

Di Australia pada akhir 2016, Myrna Nilsson (57) ditemukan tewas di rumahnya di Adelaide. Ketika terbunuh, Apple Watch terikat pada lengannya. Dari data yang dicatat oleh perangkat pintar ini polisi kemudian menangkap pelaku pembunuhan.

Berdasarkan bukti ini, Caroline Nilsson, yang merupakan menantu perempuan dari Myrna Nilsson, menjadi satu-satunya tersangka.

Pada awalnya, Caroline mengaku bahwa sebelum dia meninggal, ibu mertuanya pulang ke rumah diikuti oleh beberapa pria, dan bertengkar di depan rumah selama sekitar 20 menit. Caroline mengakui dia diikat di dapur dan pintu dikunci. Tetapi data data di Apple Watch menunjukkan rentang waktu ketika korban diserang sampai mati sekitar tujuh menit.

Berdasarkan data ini Caroline diduga sebagai pelaku yang masuk ke rumah, dan membunuh ayah mertuanya. Menurut Carmen Matteo, jaksa yang menangani kasus tersebut, Apple Watch sedang mengalami Myrna menjadi bukti penting setelah beberapa analisis dilakukan pada data yang tercatat di perangkat.

Dia mengatakan data diperoleh dari sensor detak jantung yang melacak gerakan dan kegiatan Myrna pada hari kematiannya. Data menunjukkan ada perubahan dalam aktivitas korban sekitar 18:38. Pada saat itu pelaku diketahui berada di rumah korban.

“Korban diserang sekitar pukul 18.38 dan dikonfirmasi meninggal pada pukul 18:45,” kata Matteo seperti dikutip dari dari ABC.net.au.

Ia juga menambahkan, dari data yang dianalisis menunjukkan bahwa kondisi jantung korban sebelumnya masih konsisten dan cenderung aman. Tapi tubuhnya kemudian mengalami shock dan kehilangan kesadaran. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...