Search

Depok Larang Pelajar Rayakan Valentine Day

Walikota Depok, Muhammad Idris. (foto:ist)
Walikota Depok, Muhammad Idris. (foto:ist)

Depok,reportasenews.com – Wali Kota Depok Muhammad Idris melarang keras warganya merayakan hari Valentine atau hari kasih sayang yang diperingati setiap 14 Februari.  Alasan pelarangan ini karena realitanya perayaan ini sarat akan penyimpangan.

“Substansinya Valentine ini hari kasih sayang tetapi fenomenalnya menurut kami ini ada penyimpangan sosial atau ada penyimpangan seksual. Kita tidak inginkan menyebar di Kota Depok,” kata Idris saat ditemui di Mekarsari, Depok, Rabu (13/2).

Menurut Idris, Valentine adalah perayaan yang berasal dari budaya barat dan tidak cocok jika diterapkan di budaya timur seperti Indonesia.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok mengimbau kepada para pelajar di seluruh Kota Depok untuk tidak merayakan Valentine Day atau hari kasih sayang yang jatuh pada 14 Februari besok.

Larangan ini berdasarkan hasil rapat internal Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok dengan beberapa pihak terkait. Kemudian disepakati agar para pelajar di Depok untuk tidak merayakan Valentine untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok M Thamrin mengatakan, pelarangan tersebut telah disosialisasikan ke para Kepala Sekolah yang tersebar di Kota Depok.

“kami sudah membuat surat edaran tentang pelarangan perayaan Valentine day,” kata Thamrin

surat edaranDikatakan Thamrin, surat edaran yang berisi pelarangan perayaan hari kasih sayang tersebut akan disampaikan ke sekolah-sekolah yang ada di Depok untuk memastikan pelarangan tersebut tersampaikan dengan baik sesuai dengan nilai-nilai ketimuran Indonesia.

Pelarangan tersebut bukan tanpa maksud dan tujuan, guna membangun karakter para pelajar, pihaknya juga berupaya menjaga para pelajar yang ada di Depok dari kegiatan yang menyimpang dari norma agama, sosial dan budaya. (*)




Loading Facebook Comments ...