Search

Dibacok Pemabuk, Pekerja  Bengkel  Lapor Polisi 

Korban saat melaporkan kasus yang dialaminya ke Mapolsek Panji. (foto:fat)
Korban saat melaporkan kasus yang dialaminya ke Mapolsek Panji. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Seorang pekerja  bengkel tambal ban bernama Ahmad Irfana (22), warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo dibacok oleh pemuda yang sedang mabuk di depan Mapolsek Panji, Situbondo, Minggu (10/11/2019) dinihari.
Akibatnya, korban mengalami luka bacok pada leher belakang, punggung kiri, lengan kiri, dengan total sebanyak enam luka bacok ditubuhnya. Saat ini, kasus pembacokan tersebut langsung dilaporkan ke Mapolsek Panji, Situbondo.
Aksi pembacokan tersebut berawal saat korban sedang menegur dua kelompok pemuda,  yang sedang mabuk yang bersitegang di lesehan sebelah timur bengkel tempat korban bekerja. Mengetahui ada pemuda yang hendak bentrok fisik, korban mencoba menegur dua kelompok pemuda tersebut.
Ironisnya, karena tidak diterima ditegur oleh korban,  dua kelompok pemuda yang sedang mabuk akibat minuman keras (Miras), mereka langsung menyerang korban,  sehingga mengakibatkan korban Ahmad Irfana mengalami luka bacok di leher bagian belakang, punggung dan lengan kiri dan lengan kanannya. Selanjutnya, korban dilarikan ke RS Mitra Sehat Situbondo untuk mendapat perawatan.
“Saya coba menegur agar jangan ramai di sekitar bengkel, namun salah seorang justru nantang hingga saya dikeroyok oleh pemuda yang sedang pemuda, salah seorang  pelaku pegeroyokan mengaku berasal dari Kampung Pesisir, Desa Landangan, Kapongan,”kata pengakuan Ahmad Irfana, Minggu (10/11/2019).
Kanit Reskrim Polrsek Panji, Situbondo Aiptu Sokib membenarkan kasus pembacokan tersebut, dengan korban Ahmad Irfana. Menurutnya, berdasarkan pengakuan korban pelaku disebut-sebut pemuda asal Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten  Situbondo.
“Meski demikian, kami  masih belum memastikan pelaku pembacokan tersebut, karena kami masih  melakukan penyelidikan. Selain itu, untuk mengungkap pelaku pembacokan tersebut, kami juga akan memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangannya,”ujar Aiptu Sokib.(fat)



Loading Facebook Comments ...