Search

Takut Razia Polisi, Seorang Anak Tega Turunkan Ibunya Yang Sakit Di Jalanan

Julekhah (59) diturunkan di tengah jalan oleh anaknya, hanya gara-gara takut terjaring razia kendaraan.
Julekhah (59) diturunkan di tengah jalan oleh anaknya, hanya gara-gara takut terjaring razia kendaraan.

Pekalongan, reportasenews.com – Diduga menghindari kegiatan razia kendaraan di wilayah hukum Kepolisian Resor Pekalongan Kota, seorang ibu yang tengah sakit, ditinggalkan begitu saja oleh anaknya. Upaya ibu yang diketahui bernama Julekhah (59) ini, telah dilakukan dengan mencari di seputar lokasi pemeriksaan. namun upaya tersebut sia-sia. Dengan Berjalan tertatih-tatih karena tengah sakit, ibu ini terus berjalan memutar mencari anaknya.

Dengan berjalan pelan-pelan agak sedikit pincang karena tengah sakit, ibu yang diketahui warga Tirto, Kabupaten Pekalongan ini, menjadi perhatian seorang polisi lalulintas setempat. “Ibu mau kemana?” tanya AKP Sugianto, yang juga Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, menghampiri Ibu Julekhah tersebut.

Dengan digandeng oleh AKP Sugianto, ibu ini dibawa ke pinggir halaman BPD yang saat itu tengah dilakukan razia kendaraan oleh Satlantas Polres Pekalongan Kota.

Sambil suara terpatah-patah, Julekhah yang menggunakan jaket warna biru ini, menceritakan, bahwa dirinya dari rumah pergi bersama anaknya, untuk menuju ke salah satu dokter praktek di Kraton, Kota Pekalongan,guna berobat.

“Terus ada cegatan (razia), saya diturunkan disini dan dia gak tahu kemana,” Katanya lirih.

Mendapat cerita tersebut, AKP Sugianto langsung memerintahkan dua anggotanya untuk mencari anaknya yang dimungkinkan masih dilakukan pemeriksaan. Namun, hasilnya sia-sia. Petugs Satlantas tidak menemukan anak yang dimaksudkan.

Dikatakan Julekhah, dimungkinkan anaknya tidak membawa surat-surat kendaraan yang lengkap, hingga akhirnya meninggalkan dirinya.

Karena masih dalam kondisi sakit inilah, akhirnya AKP Sugianto menolong Julekhah untuk diantarkan berobat dan kembali ke rumahnya di Tirto.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Silalahi didampingi Kasatlanats AKP Sugianto, mengakui bahwa semestinya peristiwa tersebut tidak perlu terjadi.

Polisi mengantarkan Julekhah (59) ke rumah sakit, setelah ditelantarkan anaknya yang takut razia polisi.

“Anggota kita perintahkan untuk mengantar ibu yang bersangkutan untuk berobat dan pulang ke rumah,” Jelasnya.

Dengan diantar menggunakan mobil patroli Satlantas Polres Pekalongan, ibu Julekhah ini diantarkan berobat dan pulang ke rumah.

Kegiatan pada Senin sore tersebut merupakan kegiatan razia kendaraan yang rutin dilakukan petugas Satlantas Polres Pekalongan Kota. Selain itu, razia kali ini bertujuan unuk mempersempit ruang gerak dua narapidana yang meloloskan diri. Bahkan, petugas juga memeriksa foto dan identitas pengendara yang terjaring razia.

“Selain kegiatan rutin yang ditigkatkan, ini juga untuk mempersempit ruang gerak narapidana narkoba yang melarikan diri dari nusakambangan. kegiatan ini sasaranya semua kendaraan yang melntas masuk ke pantura,” pungkas AKP Sugianto.(RB)

Polisi mengantarkan Julekhah (59) ke rumah sakit, setelah ditelantarkan anaknya yang takut razia polisi.

Polisi mengantarkan Julekhah (59) ke rumah sakit, setelah ditelantarkan anaknya yang takut razia polisi.

 




Loading Facebook Comments ...