Search

Diduga Korupsi DD, Kades Wonokoyo Situbondo Dipolisikan 

Puluhan warga desa Wonokoyo, didampingi Lukman Hakim selaku kuasa hukumnya, saat melaporkan Kades terpilih ke Mapolres Situbondo. (foto:fat)
Puluhan warga desa Wonokoyo, didampingi Lukman Hakim selaku kuasa hukumnya, saat melaporkan Kades terpilih ke Mapolres Situbondo. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Puluhan warga Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Situbondo, mendatangi Mapolres Situbondo, mereka melaporkan Subairi selaku Kepala Desa (Kades) terpilih, dalam Pilkades serentak pada 23 Oktober 2019 lalu.
Selain itu, puluhan warga juga melaporkan Moh Ridlo bendahara desa dan Zaini Miftah selaku sekretaris TPK Desa Wonokoyo, karena warga  menilai ketiganya melakukan dugaan  korupsi dana desa (DD) tahun 2017 lalu, untuk proyek fisik yang mencapai  Rp.370  juta.
Namun, dalam melaporkan kasus dugaan korupsi DD tahun 2017 lalu ke Mapolres Situbondo,  puluhan warga Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Situbondo, mereka didampingi Lukman Hakim selaku kuasa hukum warga Desa Wonokoyo, Situbondo.
“Sebagian warga yang datang ini, melaporkan adanya dugaan pemalsuan tanda tangan terhadap proyek dana desa (DD) 2017,” kata kuasa hukum warga Wonokoyo, Lukman Hakim, Jumat (25/10/2019).
Menurutnya,  dana desa tahun 2017 lalu dengan nominal sebesar  Rp.370 juta tersebut, sebagian dialokasikan untuk proyek pengaspalan. Tanda tangan warga yang terlibat dalam pengerjaan pembangunan proyek pengaspalan inilah yang yang diduga dipalsukan.
“Yang bertanda tangan dalam pengerjaan proyek tersebut, dapat insentif Rp.250 ribu per orang. Sedangkan ada belasan warga yang dicatut namanya. Padahal mereka tidak  ikut proyek. Selain itu, mereka tidak  menerima insentif,”bebernya.
Pria yang akrab dipanggil Lukman menegaskan, jika laporan dugaan korupsi ini tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan Pilkades serentak pada 23 Oktober 2019 lalu. Namun, laporan ini  murni karena adanya warga yang merasa dirugikan.
“Terlapor adalah kepala desa Wonokoyo, Subairi. Dan pilkades kemarin, dia kembali terpilih. Tapi pengaduan ini tidak ada sangkut pautnya dengan pilkades kemarin,” terangnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Situbondo, AKP Masykur mengaku, pihaknya telah menerima pengaduan dari warga Wonokoyo terkait dugaan pemalsuan tanda tangan proyek pengaspalan di Desa Wonokoyo yang bersumber dari dana desa (DD).
“Ada dugaan pemalsuan terkait beberapa warga yang dicatut namanya dalam penggunaan dana desa secara administratif,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya akan melakukan penelitian, klarifikasi, dan penelusuran, guna mengetahui apakah dugaan tersebut masuk dalam unsur pidana umum ataukah pidana korupsi, jika berkaitan dengan kerugian keuangan negara.
“Ingat ya, ini masih pengaduan, bukan laporan. Kami masih mempelajarinya, untuk menaikkan menjadi sebuah laporan,” pungkas Masykur.(fat)



Loading Facebook Comments ...